BUTON, EDISIINDONESIA.id – Wilayah Kabupaten Buton diguncang gempa bumi tektonik pada Jumat (13/3/2026). Berdasarkan hasil analisis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo 3,2.
Episenter gempa berada pada koordinat 5,66 Lintang Selatan dan 122,82 Bujur Timur. Lokasi gempa berada di darat, sekitar 17 kilometer di selatan Kabupaten Buton, dengan kedalaman 13 kilometer.
Berdasarkan analisis parameter dan lokasi hiposenter, gempa yang terjadi termasuk jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Balai BMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, menjelaskan bahwa berdasarkan estimasi peta guncangan (Shakemap) serta laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan di wilayah Wabula dengan intensitas II–III MMI.
“Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Di dalam rumah getaran terasa nyata, seperti ada truk yang sedang melintas,” jelasnya.
Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.
Ia menambahkan bahwa hasil pemantauan belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Informasi resmi terkait gempa bumi dapat diperoleh melalui kanal komunikasi resmi BMKG seperti akun media sosial @infoBMKG, situs resmi BMKG, kanal Telegram InaTEWS_BMKG, serta aplikasi mobile InfoBMKG dan WRS-BMKG.(**)
Comment