Gempa Susulan 3,9 Magnitudo Guncang Konawe, BMKG: Tidak Berpotensi Merusak

KONAWE, EDISIIDONESIA.id — Wilayah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara diguncang gempa bumi tektonik pada Minggu (8/3/2026). Berdasarkan analisis dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo 3,9.

Episenter gempa berada pada koordinat 3,72 LS dan 122,16 BT, tepatnya di darat sekitar 20 kilometer timur laut Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Gempa terjadi pada kedalaman 4 kilometer.

Plt. Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Lawanopo.

“Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Lawanopo,” ujarnya.

Berdasarkan estimasi peta guncangan atau Shakemap serta laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan di wilayah Konawe dan Konawe Utara dengan intensitas III MMI. Pada tingkat ini, getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti ada kendaraan berat atau truk yang melintas.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun dampak signifikan akibat gempa tersebut.

BMKG juga menyebutkan bahwa gempa ini merupakan gempa susulan dari gempa sebelumnya berkekuatan magnitudo 4,3 yang terjadi di wilayah yang sama.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi dapat diperoleh melalui kanal komunikasi resmi BMKG, seperti akun Instagram dan Twitter @infoBMKG, situs resmi BMKG (www.bmkg.go.id dan inatews.bmkg.go.id), kanal Telegram InaTEWS BMKG, serta aplikasi mobile InfoBMKG dan WRS-BMKG. (**)

Comment