BMKG Sultra Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Buruk, Konsel Berpotensi Hujan Lebat

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (28/1/2026) pagi.

Sejumlah daerah diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Dalam rilis resmi Prakirawan BMKG Sultra, kondisi cuaca tersebut diperkirakan mulai terjadi sejak pukul 07.30 WITA. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Konawe, antara lain Kecamatan Pondidaha, Abuki, Soropia, Tongauna, Bondoala, Anggaberi, Meluhu, Amonggedo, Kapoiala, Lalonggasumeeto, Padangguni, Morosi, Anggalomoare, hingga Tongauna Utara.

Selain itu, hujan lebat juga berpotensi terjadi di Kabupaten Konawe Selatan seperti Kolono, Moramo, Laonti, Moramo Utara, serta di Kabupaten Konawe Utara yang mencakup Kecamatan Asera, Wiwirano, Langgikima, Molawe, Lasolo, Lembo, Sawa, Oheo, Andowia, Motui, Lasolo Kepulauan, dan Landawe.

BMKG juga mencatat potensi cuaca buruk di Kabupaten Buton Utara meliputi Kulisusu Barat, Kulisusu Utara, dan Wakorumba Utara, serta di Kabupaten Konawe Kepulauan yang mencakup Wawonii Barat, Wawonii Utara, Wawonii Timur Laut, Wawonii Timur, Wawonii Tenggara, Wawonii Selatan, dan Wawonii Tengah.

Sementara itu, Kota Kendari turut masuk dalam wilayah peringatan dini, khususnya Kecamatan Mandonga, Kendari, Kendari Barat, dan Nambo.

BMKG menyebutkan, kondisi cuaca tersebut masih berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lain, seperti Kabupaten Kolaka, Kabupaten Konawe, Kabupaten Muna, Kabupaten Konawe Selatan bagian lainnya, Kabupaten Kolaka Timur, serta kecamatan tambahan di Kota Kendari.

Cuaca ekstrem ini diperkirakan dapat berlangsung hingga pukul 09.30 WITA. BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, serta diharapkan untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi BMKG.(**)

Comment