KONAWE, EDISIINDONESIA.id – Telah terjadi fenomena hujan es di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (27/1/2026).
Fenomena tersebut diketahui terjadi di Desa Tetewatu, Kecamatan Puriala sekitar pukul 13.00 WITA.
Berdasarkan video amatir berdurasi 1 menit 4 detik yang beredar di media sosial, terlihat warga merasa terkejut dengan adanya fenomena hujan es ini.
Seorang warga dengan nekat keluar dari tempat berteduh sembari memungut batuan es yang jatuh diatas permukaan tanah.
“Astaga hujan es, hujan es, astaghfirullah hujan es,” kata warga dalam video tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Tetewatu, Ramang, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan hujan es terjadi dalam waktu singkat.
“Benar, tadi hujan disertai butiran es,” ujarnya.
Dikutip dari situs ugm.ac.id, Dosen Fakultas Geografi Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Emilya Nurjani menyebutkan bahwa fenomena hujan es terbentuk akibat adanya pertumbuhan awan Cumulonimbus yang sangat intensif karena didukung kandungan uap air yang cukup banyak.
Pada saat kejadian, suhu udara di sekitar cukup rendah sehingga kristal es yang berada di awan Cumolonimbus bagian atas menyentuh permukaan yang cukup rendah suhunya namun tetap bertahan dengan bentuk kristal es atau biasa disebut hail dengan ukuran yang lebih kecil.
fenomena hujan es merupakan salah satu bentuk cuaca ekstrem apabila ukuran hail yang jatuh berdiameter besar dan berat dengan ukuran 5-50 mm.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan terkait kerusakan rumah maupun korban akibat fenomena hujan es tersebut.
Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama saat intensitas hujan tinggi disertai angin kencang. (**)
Comment