KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menegaskan bahwa penetapan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 merupakan tahap penting dalam penyusunan APBD Kota Kendari.
Dokumen tersebut menjadi dasar penentuan arah pembangunan daerah dan penganggaran pada tahun 2026.
“KUA dan PPAS ini bukan sekadar dokumen administratif, tetapi fondasi untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi ekonomi daerah,” ujar Sudirman dalam sidang paripurna DPRD Kota Kendari.
Ia menjelaskan bahwa APBD 2026 disusun untuk merespons berbagai tantangan, seperti dinamika ekonomi, pengentasan kemiskinan, kebutuhan infrastruktur dasar, peningkatan layanan publik, digitalisasi pemerintahan, dan penguatan daya saing daerah. Karena itu, pemerintah menetapkan lima fokus utama dalam perencanaan anggaran tahun depan.
Fokus tersebut meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi daerah dan UMKM, pemerataan dan penguatan infrastruktur, transformasi digital dan reformasi birokrasi, serta pembangunan berkelanjutan termasuk mitigasi perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana.
Menurut Sudirman, penyusunan APBD 2026 diarahkan untuk memberikan manfaat jangka panjang dan memperkuat fondasi pembangunan kota.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah anggaran berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan pembangunan Kota Kendari yang berkelanjutan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Kendari atas kerja sama dan komunikasi selama pembahasan KUA–PPAS 2026.
Penghargaan turut diberikan kepada perangkat daerah yang telah menyiapkan dokumen perencanaan secara terstruktur dan berorientasi hasil.
Penandatanganan nota kesepakatan KUA–PPAS disebut Sudirman sebagai bentuk komitmen pemerintah dan DPRD untuk mengawal proses penyusunan hingga pengawasan pelaksanaan APBD 2026 agar berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.
Momentum ini diharapkan dapat memperkuat arah pembangunan menuju Kota Kendari yang layak huni, maju, berdaya saing, adil, sejahtera, dan berkelanjutan.(**)
Comment