11 Siswa SMKN 6 Kendari Ikut Program Persiapan Kerja ke Jepang

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Sebanyak 11 siswa SMKN 6 Kendari terpilih mengikuti program pelatihan persiapan kerja ke luar negeri tahun 2025.

Dari jumlah itu, 10 orang mendapat bantuan pemerintah dan 1 orang melalui jalur mandiri. Mereka akan menjalani pelatihan vokasi sebagai bekal bekerja di Jepang.

Program ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat untuk memperkuat akses ketenagakerjaan bagi lulusan SMK.

Tujuannya membekali siswa dengan keterampilan teknis, penguasaan bahasa asing, serta pemahaman budaya kerja internasional agar siap bersaing di pasar kerja global.

Wakil Gubernur Sultra, Hugua, menyebut peluang kerja di Jepang terbuka lebar, terutama di sektor konstruksi, caregiver, dan pariwisata. Menurutnya, karakter masyarakat Indonesia yang santun dan pekerja keras menjadi nilai tambah di mata dunia kerja.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kunci utama sukses bukan hanya keterampilan, tapi juga budi pekerti. Kalau akhlak rendah, meski pintar, kalian bisa dipulangkan,” tegas Hugua.

Ia menekankan empat bekal penting yang harus dimiliki siswa: visi, keterampilan, perilaku, dan karakter. Menurutnya, kegagalan pendidikan berawal dari ketiadaan visi yang jelas.

Kepala SMKN 6 Kendari, Sitti Ma’wa Rohani, menambahkan bahwa kepercayaan untuk mengelola program ini merupakan amanah besar.

Dengan jumlah siswa 1.162 orang dari lima jurusan, sekolahnya terus berupaya meningkatkan kualitas meski masih menghadapi keterbatasan sarana belajar.

“Program ini bukan sekadar pelatihan, tapi gerakan nyata menyiapkan putra-putri Sultra agar mampu bersaing di dunia internasional,” ujarnya.

Kegiatan pembukaan berlangsung di Lapangan SMKN 6 Kendari pada Kamis (25/9/2025), dihadiri jajaran pemerintah daerah dan pihak sekolah. Penyematan tanda peserta oleh Wakil Gubernur menjadi simbol dimulainya pelatihan ini.

Melalui program tersebut, diharapkan siswa SMK di Sulawesi Tenggara tidak hanya siap bekerja di Jepang, tetapi juga mampu membawa nama baik daerah dan bangsa di tingkat global.(**)

Comment