EDISIINDONESIA.id – DPR menekankan pentingnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segera melakukan konsolidasi internal di tubuh kementerian yang memiliki struktur luas mulai dari direktorat jenderal, kantor wilayah, hingga kantor pelayanan pajak (KPP).
Langkah ini dinilai krusial agar strategi fiskal, termasuk upaya menekan rasio utang terhadap PDB, dapat dijalankan efektif sejak awal masa kepemimpinan.
“Alangkah baiknya jika di awal-awal kepemimpinan Bapak ini bisa mengumumkan skenario kepada publik sehingga kita memiliki kesempatan yang sama untuk terus memikirkan langkah-langkah mengurangi rasio utang kita terhadap PDB,” ujar Anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad dalam rapat kerja dengan Menteri Keuangan, Rabu (10/9/2025).
DPR, kata Kamrussamad, memahami kebutuhan Kemenkeu untuk melakukan konsolidasi internal karena Kementerian Keuangan memiliki infrastruktur organisasi yang luas. Meski begitu, konsolidasi tersebut diharapkan segera tuntas.
“Dengan dukungan tiga wakil menteri yang masing-masing memiliki lingkup kerja. Kami optimistis Bapak yang juga telah berpengalaman di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mampu mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada,” jelas Kamrussamad.
Selain itu, DPR menyoroti pentingnya fungsi trilateral dalam perencanaan pembangunan nasional melalui RPJMN bersama Bappenas. Usulan dari kementerian dan lembaga dinilai perlu dipersiapkan matang untuk menghadapi tahun 2027 agar prinsip spending better benar-benar terwujud.
“Kualitas belanja negara harus lebih baik agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutup Kamrussamad. (edisi/bs)
Comment