Pacu Ketahanan Pangan, Sultra Garap 6.745 Hektare Lahan Sawah Baru

KENDARI, EDISIINDONESIA.id– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) serius memperkuat ketahanan pangan daerah. Melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak), Pemprov Sultra menyiapkan lahan sawah baru seluas 6.745 hektare (ha) pada tahun 2025.

Lahan ini akan diwujudkan melalui Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) dan tersebar di enam kabupaten: Kolaka Timur (2.195 ha), Konawe (1.400 ha), Konawe Selatan (1.400 ha), Bombana (750 ha), Kolaka (500 ha), dan Konawe Utara (500 ha).

Sebelum konstruksi dimulai, survei investigasi dan desain (SID) dilakukan oleh tim dari Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari untuk memastikan kelayakan lahan dari sisi teknis, sosial, dan penerimaan masyarakat. Pemprov Sultra memastikan lahan ini difungsikan secara permanen sebagai sawah dan tidak dialihfungsikan.

Setelah tahap SID, pembangunan lahan dan pembentukan 33 brigade pangan akan dilakukan. Setiap brigade, terdiri dari 15 anggota (mayoritas pemilik lahan) dan didampingi tenaga mekanik serta pendukung lainnya, akan mengelola sekitar 200 ha lahan dengan bantuan alat dan mesin pertanian modern dari pemerintah, termasuk mesin tanam, traktor roda empat (TR 4), mesin panen (combine), pompa air, alat semprot, benih, dan pupuk.

Penanaman padi ditargetkan dimulai Oktober 2025, sesuai kalender tanam Kementerian Pertanian. Plt. Kepala Distanak Sultra, Muhammad Taufik, berharap perencanaan dan pembangunan lahan segera tuntas agar penanaman berjalan sesuai jadwal, menunjang ketahanan pangan Sulawesi Tenggara.(edisi/antara)

Comment