BUTUR, EDISIINDONESIA.id – Sucipto Lingga seorang pria yang berasal dari Buton Utara (Butur) yang lahir di Mataoleo pada 04 Desember 1994 silam dan telah menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari.
Dia merupakan Alumni Pertukaran Mahasiswa Solo pada 2016 dan pernah belajar di “Kampung Inggris” Pare-Kediri Jawa Timur pada 2018 lalu.
Namanya tidak begitu populer di era gempuran tiktok. Tetapi, tekadnya untuk mendedikasikan dirinya membantu para generasi muda mewujudkan mimpi demi masa depan yang moderen serta membangun daerah lewat ilmu pengetahuan patut diapresiasi.
Kini, Sucipto Lingga mendirikan kursus pembelajaran “kampung inggris” atau Butur English Camp yang merupakan lembaga kursus Bahasa Inggris, tepatnya di Kelurahan Sara’ea, Kecamatan Kulisusu pada 3 Desember 2024 lalu, bersama rekan-rekannya.
Hal ini dilakukan untuk menjawab keresahan putra putri daerah yang melihat perkembangan zaman yang semakin moderen.
“Hal yang memotivasi kami, pada saat berpapasan dengan beberapa siswa-siswi dari luar negeri yang datang melakukan penelitian , tapi tidak ada keterlibatan langsung dari masyarakat untuk betul-betul mendampingi proses kegiatanya mereka,” ungkap Sucipto, Minggu (29/6/2025).
Dirinya menerangkan, bahwa saat ini member yang telah bergabung pada pembelajaran berjumlah 63 orang yang terdiri dari 13 laki-laki dam 50 perempuan yang masih menduduki bangku sekolah di wilayah Kulisusu dan Kulisusu Utara.
Serta memiliki 3 tenaga pengajar Profesional asal Buton Utara.
Sucipto menerangkan bahwa pihakanya bermitra langsung dengan lembaga di Kampung Inggris Pare -Kediri, Jawa Timur yang tenaga tenaga pengajarnya juga nanti akan didatangkan langsung jika telah mencapai target.
Bahkan, Butur English Camp telah membuat MOU dengan Lembaga di Pare Kediri- Jawa Timur, pada Bulan Juli kedepan, mereka akan membawa siswa melakukan Program Study Tour Selama dua Minggu.
Dirinya berharap, Pemerintah Daerah (Pemda) memberikan respon dan suport akan adanya lembaga kursus Bahasa Inggris di Butur.
“Semoga Pemda memberikan ruang untuk kami agar dapat berkembang pesat. Ini terwujud jika Pemda memberi kami ruang untuk mewujudkannya,”ucapnya.
Sehingga ia menghimbau kepada masyarakat dan generasi muda agar lebih responsif karena Bahasa inggris adalah salah satu bagian pengetahuan yang mengikuti perkembangan zaman. (**)
Comment