Menang 2-1 Atas Kroasia, Portugal Tantang Spanyol di 16 Besar Piala Dunia

EDISIINDONESIA.id – Portugal lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah berbalik unggul 2-1 atas Kroasia dalam laga babak 32 besar di Stadion Toronto, Toronto, Kanada, Jumat (3/7/2026) pagi WIB.

Duel yang sempat berjalan buntu pada babak pertama berubah menjadi drama pada paruh kedua. Kroasia lebih dulu unggul melalui Ivan Perišić pada menit ke-53, sebelum Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan lewat penalti pada menit ke-68.

Saat pertandingan seperti akan berlanjut ke perpanjangan waktu, Gonçalo Ramos muncul sebagai pembeda melalui gol sundulan pada masa tambahan waktu.

Portugal memulai laga dengan komposisi menyerang. Rafael Leão masuk sebagai starter menggantikan João Félix, mendampingi Cristiano Ronaldo dan Pedro Neto di lini depan. Di lini tengah, Roberto Martínez menurunkan Bruno Fernandes, João Neves, dan Vitinha.

Sementara itu, Kroasia tetap mengandalkan deretan pemain berpengalaman seperti Luka Modrić, Mateo Kovačić, Ivan Perišić, dan Ante Budimir.

Pada babak pertama, Portugal lebih banyak menguasai bola dan mencoba membuka ruang lewat pergerakan Rafael Leão di sisi kiri. Namun, rapatnya pertahanan Kroasia membuat peluang Portugal belum berujung gol.

Meski tidak terlalu dominan dalam penguasaan bola, Kroasia tetap berbahaya setiap kali mendapat ruang di sepertiga akhir lapangan. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Kroasia tampil lebih berani. Tekanan mereka membuahkan hasil pada menit ke-53. Ivan Perišić membawa Kroasia unggul 1-0 setelah menuntaskan serangan dari sisi kanan. Gol itu membuat Portugal berada dalam tekanan besar karena harus mengejar skor di laga hidup-mati.

Portugal sempat mengira telah menyamakan kedudukan pada menit ke-61 melalui Cristiano Ronaldo. Namun, gol kapten Portugal itu dianulir karena ia lebih dulu berada dalam posisi offside. Keputusan tersebut membuat Portugal harus kembali membangun serangan dari awal.

Kesempatan Portugal datang beberapa menit kemudian. Renato Veiga dijatuhkan Nikola Vlašić dalam situasi sepak pojok. Wasit sempat meninjau VAR sebelum akhirnya menunjuk titik putih. Ronaldo yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang. Tendangannya mengecoh Dominik Livaković dan mengubah skor menjadi 1-1 pada menit ke-68.

Gol itu menjadi momen penting bagi Ronaldo. Selain menjaga peluang Portugal, penalti tersebut juga tercatat sebagai gol pertamanya di fase gugur Piala Dunia.

Setelah skor imbang, pertandingan semakin terbuka. Kroasia hampir kembali unggul ketika Mateo Kovačić melepaskan tembakan yang membentur tiang pada menit ke-75. Diogo Costa juga harus bekerja keras mengamankan beberapa ancaman Kroasia, termasuk upaya Igor Matanović menjelang akhir waktu normal.

Portugal kemudian melakukan penyegaran di lini depan. Ronaldo ditarik keluar pada fase akhir pertandingan, sementara Gonçalo Ramos masuk untuk menambah daya gedor. Keputusan itu terbukti menentukan.

Pada masa tambahan waktu, Portugal akhirnya mendapatkan gol kedua. Rafael Leão bergerak dari sisi kiri dan mengirim umpan matang ke kotak penalti. Gonçalo Ramos menyambutnya dengan sundulan yang menaklukkan Livaković. Portugal pun berbalik unggul 2-1 pada menit-menit akhir.

Drama belum berhenti setelah gol Ramos. Kroasia sempat mengira berhasil menyamakan kedudukan pada masa tambahan waktu. Bola sempat masuk ke gawang Portugal dan membuat laga seperti akan kembali imbang 2-2. Namun, wasit meninjau kejadian itu melalui VAR. Setelah pemeriksaan, gol Kroasia dianulir karena pemain Kroasia lebih dulu berada dalam posisi ofsaid.

Keputusan itu membuat Portugal tetap memimpin 2-1. Kroasia terus menekan pada sisa waktu, tetapi Portugal mampu bertahan hingga peluit panjang. Seleção pun memastikan kemenangan dramatis dan melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Spanyol.

Portugal akan melaju ke babak 16 besar dan menghadapi Spanyol. La Roja lebih dulu memastikan tempat setelah menyingkirkan Austria dengan kemenangan 3-0. (edisi/tagar)

Comment