BUTUR, EDISIINDONESIA.id – Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Buton Utara (Butur) ke-18 pada 2 Juli mendatang, Pusat Studi Pelestarian Budaya (PSPB-Butur) akan menyelenggarakan pameran budaya.
Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan Kecamatan Kulisusu selama 3 hari, mulai tanggal 30 Juni sampai dengan 2 juli 2025.
Pegiat budaya PSPB-Butur, Azmadin mengungkapkan, pihaknya sudah menghimpun beberapa serpihan mozaik sejarah dan/atau peninggalan masa lampau di Butur yang nantinya akan diekspos ke publik melalui pameran kebudayaan.
Disebutnya, Benda-benda yang akan diekspose berbentuk dokumen-dokumen sejarah, peta-peta kuno yang menggambarkan toponem-toponem wilayah di Butur, serta benda-benda bernilai sejarah lainnya.
“Kegiatan ini merupakan awal dari skema besar pemajuan kebudayaan kita yang bertujuan untuk menggugah kepada setiap orang yang masih memiliki benda yang bernilai sejarah Buton Utara untuk melaporkan, sehingga bisa di inventarisir, dan memperkenalkan sejarah serta peninggalan-peninggalan masa lampau Buton Utara kepada generasi muda,” jelas Azmadin, Rabu (11/6/2025).
Ia menilai, saat ini pengetahuan generasi muda terhadap sejarah dan budaya Butur mulai terkikis. Sehingga, kegiatan seperti ini penting agar penguatan identitas serta jati diri daerah dapat ditanamkan melalui pengetahuan dan pemahaman terhadap nilai-nilai sejarah dan budaya.
Selain itu, tambah Azmadin, berdasarkan amanat undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, setiap orang atau lembaga maupun pemerintah dapat berkontribusi untuk memajukan kebudayaan termasuk kebudayaan daerah sebagai basis pemajuan kebudayaan di Kabupaten/kota.
“Melalui momen ulang tahun Buton Utara ke-18, kami inginkan ada warna berbeda dalam perayaannya. Kenapa kami memilih budaya dan sejarah untuk coba kita tampilkan, karena penting budaya Buton Utara dilestarikan, dan momen saat ini menjadi awal pemajuan kebidayaan,” ujarnya.
Pihaknya berharap tonggak awal pemajuan kebudayaan dapat dimulai pada generasi muda, sehingga pihaknya akan mengundang para generasi muda dan pelajar baik dari tingkat SD hingga SMA, bahkan para mahasiswa.
“Selain itu kami berharap kepada seluruh pihak yang memiliki, mengetahui atau menyimpan benda, barang baik berupa dokumen, sekiranya dapat kita bersama-sama untuk memperkenalkan kepada publik melalui pameran yang akan dilaksanakan. Kami menyiapkan tempat khusus untuk dapat di pajang di lokasi pameran,” imbau Azmadin. (**)
Comment