Anggaran Terbatas, Penanganan Kecelakaan Kerja di Sultra Terkendala

KENDARI, EDISIINDONESIA.id– Angka kecelakaan kerja di Sulawesi Tenggara (Sultra) terus meningkat setiap tahunnya. Ironisnya, anggaran operasional Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker dan K3) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sultra sangat terbatas.

Kabid Binwasnaker dan K3 Disnakertrans Sultra, Asnia Nidi, mengungkapkan kendala ini. “Anggaran kita terbatas, sementara angka kecelakaan kerja terus naik,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pengajuan penambahan anggaran setiap tahun selalu ditolak.

Selain keterbatasan anggaran, jumlah Penyidik ASN juga terbatas untuk menangani kasus kecelakaan kerja di 17 kabupaten/kota. Bahkan, Binwasnaker dan K3 Sultra juga belum memiliki kendaraan operasional untuk peninjauan lapangan, sehingga seringkali harus menyewa atau menggunakan kendaraan pribadi.

“Kita biasanya menyewa mobil, bahkan terkadang menggunakan uang pribadi atau kendaraan pribadi,” beber Asnia.

Pihaknya berharap, di bawah kepemimpinan ASR-Hugua, pencegahan dan penanganan kecelakaan kerja menjadi prioritas untuk menekan angka kecelakaan yang terus meningkat.(**)

Comment