Libatkan ITB dan China, Pemerintah Mulai Desain Proyek Giant Sea Wall

EDISIINDONESIA.id – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam membahas desain proyek strategis nasional (PSN) tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall (GSW).

Proyek besar ini akan difokuskan pada empat lokasi penting di Pulau Jawa, yakni Jakarta, Cirebon, Semarang, dan Demak.

“Hari ini kita akan mendengarkan paparan dari ITB mengenai bagaimana desain Giant Sea Wall tersebut. Namun, nanti akan dibentuk oleh menko infrastruktur dan pembangunan kewilayahan untuk menetapkan siapa mengerjakan apa dan timeline-nya,” jelas Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Lilik Retno Cahyadiningsih, Selasa (8/4/2025).

Lilik menegaskan, proyek ini akan dimulai dengan piloting project di empat kota utama Pulau Jawa, bukan hanya terfokus di Jakarta seperti sebelumnya.

Menariknya, pemerintah juga membuka peluang kerja sama dengan China dalam proyek pembangunan tanggul raksasa. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang baru saja melakukan kunjungan dan pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri China Ding Xuexiang.

“China memiliki pengalaman besar dalam proyek-proyek rekayasa besar, seperti pengendalian banjir di Shanghai dan Tianjin Coastal Management Initiative,” ujar AHY.

Tak hanya fokus pada betonisasi, AHY juga memaparkan pendekatan baru yang disebut green solution, yakni penggunaan mangrove sebagai tembok alami. Konsep ini akan dikombinasikan dengan solusi beton, atau yang dikenal dengan istilah gray solution.

“Pesisir utara Jawa tidak semuanya jadi prioritas satu. Ada yang bisa pendekatan lain, seperti green solution menggunakan mangrove, atau gabungan beton dan solusi hijau,” tambahnya.

Pembangunan Giant Sea Wall ini menjadi upaya besar pemerintah untuk mengatasi ancaman abrasi, banjir rob, dan perubahan iklim yang mengancam wilayah pesisir Indonesia.

Dengan melibatkan ITB, kerja sama internasional, serta pendekatan ramah lingkungan, proyek pembangunan tanggul raksasa diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi ketahanan pesisir nasional. (edisi/bs)

Comment