Berlangsung 5 Hari, 17 Kabupaten Kota se-Sultra Gelar Gerakan Pangan Murah

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Katahanan Pangan, menggelar Gerakan Pangan Murah.

Kegiatan ini serentak dilakukan di 17 kabupaten/kota se-Sultra dan berlangsung pada 19-23 Maret 2024. Giat ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sultra, Hugua, bertempat di Eks MTQ Kendari, Rabu (19/3/2025).

Wagub Sultra, Hugua menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi untuk menyelenggarakan kegiatan ini.

Baik pemerintah daerah, pelaku usaha pangan, distributor serta terhadap pihak-pihak lain yang telah berpartisipasi dalam gerakan ini.

“Semoga Kerjasama yang terjalin akan semakin memperkuat ketahanan pangan di Sulawesi Tenggara,” Harap Hugua.

GPM ini kata Hugua, juga merupakan bagian dari Program 100 hari quick win ASR-Hugua untuk membangun Sulawesi Tenggara.

Giat ini merupakan salah satu langkah provinsi Sultra yang bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di pasar terutama dalam menghadapi hari besar keagamaan nasional bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri.

kegiatan ini merupakan upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan membantu masyarakat mendapatkan pangan yang berkualitas dengan harga terjangkau, lebih murah daripada harga pasar.

“Dan sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menekan inflasi,” Pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Sultra, Ari Sismanto mengatakan bahwa, kegiatan ini dalam meringkas stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Ari Sismanto menyampaikan gerakan pangan murah ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan murah bagi masyarakat.

Sehingga masyarakat bisa mengakses pangan murah ini dengan mudah dan harga yang tentunya lebih murah dari harga pasar.

“GPM ini juga salah satu bentuk upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat tentunya dan juga menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan stabilisasi harga sehingga ekonomi makro bisa berjalan dengan baik dan pada akhirnya inflasi di Sultra dapat terjaga dengan baik, ” Tutupnya. (**)

Comment