Tekan Kebocoran PAD, Dishub Sultra Luncurkan 3 Aplikasi Andalan

KENDARI, EDISIINDONESIA.id — Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melangkah ganda: memperkuat layanan berbasis digital sekaligus merombak total infrastruktur pelabuhan strategis, demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara transparan dan akuntabel.

Kepala Dishub Sultra, Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si., menyatakan transformasi digital menjadi kunci utama untuk menekan kebocoran retribusi yang selama ini rentan terjadi pada sistem manual.

“Kami luncurkan lima aplikasi pelayanan digital, dengan tiga andalan utama: SIM OK, Si Bolang, dan Silandak,” ungkapnya.

Ketiga platform ini dirancang memangkas birokrasi sekaligus menutup celah penyimpangan. Semua transaksi berjalan secara elektronik dan nontunai, sehingga pengelolaan pendapatan menjadi lebih terbuka dan dapat dipantau kapan saja.

Bukan hanya itu, sistem digital ini juga dilengkapi fitur pengaduan masyarakat. Pengguna jasa bisa langsung melaporkan kondisi fasilitas penyeberangan hingga memantau kepadatan antrean kendaraan secara daring — kian memudahkan dan mengawasi pelayanan di lapangan.

Di saat yang sama, pembenahan fisik tidak kalah cepat. Tiga pelabuhan penyeberangan utama yang menjadi urat nadi konektivitas antarpulau sedang direhabilitasi menyeluruh: Pelabuhan Baubau, Pelabuhan Torobulu, dan Pelabuhan Amolengo.

Seluruh pekerjaan pemugaran dermaga ini ditargetkan tuntas dan siap diresmikan pada Desember 2026 nanti.

Kombinasi sistem digital yang kokoh dan pelabuhan yang layak diharapkan dapat melancarkan arus logistik, meningkatkan kenyamanan serta keselamatan penumpang, sekaligus mengoptimalkan pendapatan daerah demi kemajuan Sultra.(**)

Comment