KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Tim patroli gabungan Polsek Kendari dan Dit Samapta Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bertindak cepat merespons maraknya aksi tawuran dan balapan liar di sekitar Jembatan Teluk Kendari.
Dalam operasi yang berlangsung Selasa (5/3/2025) dini hariz seorang remaja berusia 15 tahun berinisial MA diamankan bersama barang bukti berupa tiga ketapel dan satu mata busur.
Patroli ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kendari, AKP Andriyas Saroy, S.H., M.H., sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak kriminal yang kerap terjadi di lokasi tersebut.
Jembatan Teluk Kendari selama ini dikenal sebagai titik rawan aksi tawuran remaja yang menggunakan ketapel dan mata busur, serta ajang balapan liar yang membahayakan pengguna jalan.
Sekitar pukul 05.30 WITA, tim patroli mendapati MA yang membawa alat-alat berbahaya tersebut di kawasan Kampung Sallo, Kecamatan Kendari. Barang bukti yang ditemukan diduga kuat digunakan untuk aksi kriminal.
Kapolsek Kendari, AKP Andriyas Saroy, menegaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya pihak kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan.
“Kegiatan yang kami laksanakan ini merupakan upaya dari pihak kepolisian untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di sekitar wilayah Jembatan Teluk Kendari, yang sering dijadikan tempat balap liar maupun tawuran dengan menggunakan ketapel dan mata busur,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para orang tua untuk lebih aktif mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam aksi-aksi kriminal yang meresahkan masyarakat.
“Kami menghimbau kepada para orang tua agar mengawasi anaknya, ajak mereka melakukan kegiatan yang lebih positif dengan meningkatkan ibadah di bulan suci Ramadan, sehingga kegiatan seperti ini tidak terjadi lagi,” Pungkasnya.
Polresta Kendari juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan agar dapat dilakukan langkah pencegahan lebih awal. (**)
Comment