Mengonsumsi Pisang Berlebihan Tidak Aman untuk Penderita Penyakit Ini

EDISIINDONESIA.id – Pisang merupakan salah satu buah yang bisa dikonsumsi siapa saja, bahkan anak-anak.

Pisang, yang dianggap sebagai buah beri botani, merupakan salah satu buah yang paling disukai dan dikonsumsi secara global.

Namun, efek samping pisang tidak terlalu diperhatikan. Menurut statistik terbaru, hampir 100 miliar pisang dimakan setiap tahun.

Pisang sangat kaya akan serat, kalium, asam amino, vitamin B6, dan banyak nutrisi penting.

Pisang telah mendapatkan popularitas luar biasa sebagai camilan sebelum dan sesudah olahraga.

Karena dampak positifnya pada tekanan darah dan metabolisme, orang-orang mengonsumsinya setiap hari dengan satu atau lain cara.

Smoothie pisang, roti, panekuk, dan sandwich sangat lezat untuk dinikmati.

Pisang juga ditambahkan dalam jumlah banyak dalam salad buah untuk kesehatan ekstra.

Hal ini karena fakta bahwa pisang bisa berkontribusi untuk mengurangi serangan jantung dan penyakit kardiovaskular lainnya.

Namun, Anda perlu mengetahui lebih lanjut tentang pisang dan efek samping dari makan pisang.

Berikut penjelasannya, seperti dikutip laman Pinkvilla.com.

  1. Konsumsi Terbatas untuk Penderita Diabetes
    Pisang yang sudah matang mengandung 23 persen gula, sedangkan pisang yang terlalu matang mengandung 27 persen kadar gula dengan data terbatas yang tersedia pada pisang yang belum matang.

Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa sukrosa merupakan 70 persen dari total gula dalam pisang yang sudah matang dan setengahnya pada pisang yang terlalu matang.

Jadi, dengan ukuran itu, jika Anda seorang penderita penyakit diabetes, pikirkan apa yang mungkin terjadi ketika kamu makan 3 pisang dalam sehari, mengingat efek samping dari makan pisang yang matang.

  1. Kanker Endometrium
    Pisang pada berbagai tahap mengandung jumlah sukrosa yang bervariasi.

Menurut penelitian, sukrosa bisa dikaitkan dengan kanker endometrium yang merupakan salah satu efek samping yang mengejutkan dari makan pisang.

Jadi, Anda bisa mempertimbangkan dengan tepat semua kerugian dari makan pisang setiap hari.

  1. Konsumsi Kalori Berlebihan
    Mengonsumsi 100 gram pisang menghasilkan sekitar 74-150 kalori.

Jadi, Anda mungkin perlu memperhatikan apakah kamu menjalani diet seimbang saat mengonsumsi jumlah pisang dan kalori yang sesuai.

  1. Sakit Perut
    100 gram pisang mungkin mengandung sebanyak 35 gram karbohidrat dan konsumsi karbohidrat bisa menyebabkan gangguan gastrointestinal fungsional pada anak-anak, kram perut, dan efek negatif lainnya termasuk kembung.
  2. Tidak Cocok untuk Penyakit Ginjal Kronis
    Penyakit Ginjal Kronis (PGK) terbukti dipengaruhi oleh konsumsi kalium dan kontrol kalium juga bisa meningkatkan hasil neuromuskular pada PGK.
  3. Alergi Lateks
    Alergi lateks atau sindrom buah lateks memiliki konsekuensi klinis dan alergi pisang terbukti menjadi salah satu pemicu sindrom ini.
  4. Kembung
    Menurut penelitian terbaru, pisang terbukti menyebabkan kembung dan beberapa respons aktif lainnya terhadap performa bersepeda dan olahraga.

Nah, jika Anda tidak suka kembung, pertimbangkan bagaimana dan kapan kamu mengonsumsi pisang.

  1. Pankreatitis Akut
    Pisang dianggap sebagai salah satu buah segar yang mungkin menyebabkan pankreatitis akut, respons imun yang merugikan terhadap makanan.

Pankreas bisat meradang karena alergi yang dipicu oleh konsumsi banyak makanan termasuk pisang.

Jika Anda sensitif terhadap alergi makanan, perhatikan dan amati bagaimana tubuh Anda merespons konsumsi pisang selama beberapa hari.(edisi/jpnn)

Comment