KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 66 (STIE Enam Enam) Kendari melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), mengadakan sosialisasi dan pelatihan pemulihan ekonomi masyarakat pasca bencana banjir di Kampung Salo, Kota Kendari, Kamis (15/8/2024).
Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Abdul Razak, SE., M.S., Wakil Ketua Bidang Keuangan, SDM, dan Kerjasama STIE 66 Kendari, dengan tujuan memberikan dukungan langsung kepada masyarakat yang terdampak banjir.
Dr. Abdul Razak menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat Kampung Salo yang terdampak banjir.
“Kami melakukan sosialisasi dan pelatihan ini karena masyarakat Kampung Salo sangat membutuhkan pengetahuan tentang pencegahan dini bencana serta pemulihannya, terutama bagi mereka yang terkena bencana,” ungkapnya.
Program ini tidak hanya berfokus pada pencegahan bencana, tetapi juga pada pemulihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak banjir. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah pelatihan mengenai akses pendanaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan.
“Kami melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak perbankan, seperti Bank Mandiri, Dinas Koperasi dan UMKM, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” tambah Dr. Abdul Razak.
Dalam pelatihan tersebut, Kepala Cabang Bank Mandiri Kendari, Chitria Rais, S.T., memberikan materi tentang cara mengakses dana KUR, yang sangat dibutuhkan oleh pelaku UMKM dalam memulihkan usaha mereka pasca bencana. Selain itu, Asjan Huasin, S.T. dari Dinas Koperasi dan UMKM memberikan panduan tentang strategi pemulihan usaha UMKM, sedangkan Nur Arief, S.E. dari BPBD menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat dalam mencegah bencana banjir.
Tidak hanya memberikan pelatihan, STIE 66 Kendari juga menyalurkan bantuan langsung kepada lima pelaku UMKM di Kampung Salo yang terdampak banjir. Bantuan tersebut berupa alat-alat dan produk sesuai dengan kebutuhan yang telah dikonfirmasi sebelumnya oleh para penerima bantuan.
“Kami berharap dengan adanya bantuan ini, UMKM yang terkena bencana dapat kembali bangkit dan melanjutkan usaha mereka,” ujar Dr. Abdul Razak.
Kegiatan ini juga melibatkan beberapa dosen dari STIE 66 Kendari, termasuk Dr. Nofal Supriaddin SE., M.M., Selaku ketua program studi MM, Dr. Indira Yuana SE., M.M., Sekretaris Prodi MM dan Ami Nurhayati, S.Ip., M.M., yang turut berperan dalam memberikan materi serta dukungan kepada masyarakat.
Melalui program PkM ini, STIE 66 Kendari menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pasca bencana, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pencegahan dan penanganan bencana di masa mendatang.
Sementara itu, ditempat yang sama Lurah Kampung Salo, Usman Supu Lajuma, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif yang diambil oleh STIE 66 Kendari.
“Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memotivasi pelaku UMKM di Kampung Salo, yang sebelumnya terkena musibah banjir,” ujarnya.
Lanjut, Usman juga menambahkan bahwa bantuan yang diberikan oleh STIE 66 Kendari kepada pelaku UMKM di Kampung Salo akan sangat membantu dalam proses pemulihan usaha mereka.
“Bantuan yang diberikan pastinya sangat bermanfaat, dan kami sangat berterima kasih atas kepedulian STIE 66 Kendari,” tutupnya. (**)
Comment