Kendalikan Inflasi dan Jaga Pasokan Ketersediaan Pangan di Kendari, Pemkot Launching Kios Pangan Morini

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari melaunching Kios Pangan Morini Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pasar Lapulu dan Pasar Anduonohu, Kota Kendari, Jumat (12/7/2024).

Pj Wali Kota Kendari Muhammad Yusup dalam sambutannya mengungkapkan, tujuan dari launching kios ini adalah untuk mengendalikan inflasi dan juga untuk menjaga pasokan dan ketersediaan pangan di Kota Kendari.

Launching Kios Pangan Morini dipusatkan di Pasar Lapulu. Ini merupakan kios pangan TPID Kota Kendari pertama yang diresmikan.

“Ke depannya keberadaan Kios Pangan Morini nantinya tidak hanya menyediakan beras, gula dan minyak goreng, akan tetapi kebutuhan pokok lainnya, seperti bawang merah, bawang putih, telur dan sayur yang sewaktu-waktu mengalami kenaikan harga, dengan maksud menstabilkan pasokan dan harga,” ujarnya.

Pj Wali Kota Kendari mengatakan, pemerintah kota juga sedang menginisiasi agar Kios Pangan Morini TPID Kota Kendari bisa berada di seluruh pasar di Kota Kendari.

“Saya berharap pak Sekda Kota Kendari bersama tim TPID untuk secepatnya mengadakan kios pangan ini di Pasar Sentral Kota dan Pasar Mandonga, karena ini yang menjadi titik penilaian yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) terhadap kita untuk bagaimana cara kita mengendalikan inflasi,” tambahnya.

Pj Wali Kota Kendari juga berharap, sinergi dan kolaborasi dari seluruh stakeholder tetap terjalin dengan baik agar inflasi di Kota Kendari bisa terkendali.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Doni Septadijaya mengapresiasi Pemerintah Kota Kendari atas launching Kios Pangan Morini ini.

“Kita harapkan harga-harga pangan ini terus kita pantau, karena ini akan menjadi penyeimbang agar pengeluaran masyarakat, konsumsi masyarakat itu bisa terjaga dengan baik sehingga inflasi pun bisa terkendali,” ujarnya.

Di tempat yang sama juga, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf mengatakan, dengan dilaunchingnya Kios Pangan Morini ini akan bisa membantu masyarakat.

“Kita ingin membantu masyarakat agar keterjangkauan untuk membeli bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng dan gula, bisa terjangkau karena yang dijual disini berdasarkan harga pemerintah bukan harga pasar,” pungkasnya.

Tingkatkan Efektivitas, Efisiensi dan Kuliatas Pelayanan Publik, Pemkot Kendari Gelar Coaching Clinic PMPRB

Sekda Kota Kendari membuka kegiatan Coaching Clinic, Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi (PMPRB) yang di selenggarakan Inspektorat Kendari.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Kendari DR. H. Ridwansyah Taridala mengatakan, kegiatan ini salah satu langkah penting yang harus kita laksanakan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi dan kuliatas pelayanan publik.

“Kepada peserta kegiatan, saya berharap mengikuti kegiatan ini dengan serius, manfaatkan kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, dan menggali pengetahuan sebanyak mungkin,” ungkapnya.

Kegiatan Coacint Clinic bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang penilaian mandiri pelaksanaan reformasi birokrasi serta meningkatkan kapasitas dan keterampilan para pegawai dalam melaksanakan tugas.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif dari Inspektorat yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, terima kasih juga kepada narasumber yang telah bersedia bebagi ilmu dan pengalaman,” tambahnya.

Sementara itu Inspektur Kota Kendari, Sri Yusnita menambahkan, tujuan pelaksanaan ini adalah memberi pemahaman kepada seluruh OPD pengampu PMPRB terkait pelaksanaan reformasi birokrasi, sehingga diharapkan semua OPD dapat melakukan penginputan RB General, RB tematik dan Renaksi pelaksanaan PMPRB sesuai ketentuan.

Peserta kegiatan ini berasal dari 23 OPD pengampu di tambah dengan 5 bagian dari Setda Kota Kendari yang menjadi pengampu PMPRB, terdiri Kasubag perencana atau analis perencana dan admin PMPRB, narasumber berasa dari tim Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan KEMENPANRB.

Implementasi Kebijakan Perlindungan Anak Menyeluruh, Pemkot Kendari Sosialisasi PATBM

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari membuka secara resmi Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) tahun 2024, yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengimplementasikan kebijakan perlindungan anak secara menyeluruh.

Sekretaris Daerah Kota Kendari Ridwansyah Taridala, menekankan pentingnya peran aktif semua elemen masyarakat, termasuk keluarga, sekolah, dan komunitas, dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi anak-anak.

“Kami berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak. Hal ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Selain itu, Sekda Kota Kendari juga mengatakan, kasus kekerasan terhadap anak belakangan ini menunjukkan peningkatan yang mengkhawatirkan.

“Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi seperti ini diharapkan mampu mengubah paradigma dan perilaku masyarakat dalam memperlakukan anak-anak dengan lebih baik dan peduli terhadap perlindungan hak-hak mereka,” tambahnya.

Sekda Kota Kendari juga mengharapkan dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat Kota Kendari akan semakin tergerak untuk bertindak nyata dalam melindungi anak-anak dari segala bentuk ancaman dan kekerasan yang dapat mengganggu masa depan generasi penerus bangsa.

Sementara itu, Ketua Panitia Raden Romi dalam sambutannya mengungkapkan, tujuan sosialisasi PATBM untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang keberadaan serta tugas aktivis peserta PATBM di wilayah kelurahan.

“Ini juga untuk meningkatkan pengetahuan kemampuan dan keterampilan peserta aktivis PATBM dalam memberikan layanan perlindungan anak yang optimal dan juga meningkatkan peran serta baik pemerintah, aktivis PATBM dan masyarakat dalam upaya perlindungan hak anak korban kekerasan,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebanyak 50 peserta mengikuti sosialisasi PATBM yang terdiri dari aktivis PATBM kelurahan di 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Baruga, Wua-Wua, Kadia dan Nambo.

Kembangkan Bisnis Berkelanjutan, Pemkot Kendari Gelar Pelatihan Kewirausahaan Ekonomi Perempuan

Asisten III Sekretariat Daerah Kota Kendari, Makmur, membuka Pelatihan Kewirausahaan untuk Usaha Ekonomi Perempuan yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) DP3A Kota Kendari.

Dalam sambutannya, Asisten III Setda Kota Kendari, Makmur, menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi modern bagi pengembangan usaha, khususnya dalam era digital saat ini.

“Manfaat teknologi semakin terasa signifikan bagi mereka yang tidak dapat lepas dari konektivitas internet. Toko online, sebagai contoh, semakin menjadi pilihan utama konsumen dalam mencari barang yang dibutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, Asisten III juga menegaskan urgensi kerjasama dalam mempercepat pertumbuhan bisnis UMKM.

“Melalui pelatihan ini, mari bersama-sama membangun komitmen untuk mengembangkan potensi lokal dan memanfaatkan pemasaran digital melalui media sosial elektronik di Kota Kendari. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing SDM di wilayah ini,” tuturnya.

Pelatihan ini diarahkan untuk memberikan pengetahuan khususnya kepada para perempuan tentang perencanaan keuangan yang efektif untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

Dengan demikian, diharapkan para peserta akan mampu mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk mengembangkan bisnis mereka secara berkelanjutan.

Pelatihan ini diikuti seluruh pengurus DWP Kota Kendari, DWP DP3A Kota Kendari, dan pelaku UMKM yang ada di Kota Kendari. (Adv)

Comment