Tidak Hanya Perolehan Suara 50 Persen, Capres Harus Penuhi 3 Syarat untuk Menang Satu Putaran

EDISIINDONESIA.id – Sejumlah Pasangan Calon (Paslon) yakin bisa menang Pemilihan Presiden (Pilpres) satu putaran. Mereka adalah Paslon nomor dua dan tiga.

Paslon nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming belakangan ini terus mendengungkan satu putaran. Kepercayaan diri itu muncul setelah Paslon tersebut terus unggul di sejumlah lembaga survei.

Keyakinan itu tidak hanya didengungungkan oleh para pendukung. Bagkan Prabowo sendiri.

“Semua indikator yang bisa dipercaya, menunjukkan InsyaAllah ke arah satu putaran. Kita baru saja selesai kampanye terakhir. Luar biasa antusiasme rakyat. Jauh di atas rencana kita,” katanya di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, saat hari kampanye terakhir, Sabtu (10/2/2024).

Sementara itu, keyakinan menang satu putaran Paslon nomor tiga disampaikan Megawati Soekarnoputri. Ketua Umum PDIP itu menyampikannya di hadapan ribuan massa yang hadir dalam acara Hajatan Rakyat Banyuwangi atau Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud di RTH Maron, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (8/2/2024).

“Jadi kalau kamu dengan tekun akan menusuk nomor 3, maka ibu yakin mau tidak hanya satu putaran? Mau tidak hanya satu putaran?” ucap Mega.

Di sisi lain, Paslon nomor urut satu, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tidak menargetkan menang satu putaran. Itu diungkapkan Anies sendiri.

“Saya memang nggak berencana menang satu putaran, kami selalu berencana untuk dua putaran dan Insy Allah kita masuk putaran kedua,” ujarnya dalam acara Desak Anies Vol. Lampung, Kamis (7/12/2023).

Begitu pula dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh. Ia bilang pihaknya tidak menargetkan menang satu putaran. Bahkan telah membuka kemungkinan berkoalisi Paslon nomor tiga di putaran kedua.

Apa syarat menang satu putaran?

Menang satu putaran di Pilpres ternyata tidak mudah. Bukan hanya sekadar meraih suara di atas 50 persen.

Ada tiga syarat menang satu putaran. Berdasarkan Pasal 6A ayat (3) UUD 1945 dan Pasal 416 ayat 1 Undang-Undang Pemilihan Umum Nomor 7 Tahun 2017.

  1. Paslon mesti memeroleh suara lebih dari 50% dari jumlah Daftar Pemilih Terap. Artinya, salah satu paslon harus mendapatkan minimal 102,403,612 suara atau separuh lebih satu dari total 204.807.222 pemilih yang telah disahkan KPU.
  2. Paslon terpilih harus menang di minimal 20 provinsi, daei 38 provinsi di Indonesia.
  3. Kemenangan di 20 provinsi, tiap provinsinya harus meraih minimal 20 persen suara.

(edisi/fajar)

Comment