MUNA, EDISIINDONESIA.id – Persoalan hukum yang tengah menimpa Bupati Muna non aktif, LM. Rusman Emba di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan suap pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021 lalu.
Hal tersebut memantik keprihatinan sejumlah pihak, tanpa terkecuali Wakil Bupati (Wabup) Muna, Bachrun Labuta.
Bachrun yang kini menjabat Plt Bupati Muna tersebut menyebut sosok Rusman Emba merupakan pribadi yang terlalu baik.
“Pak Rusman tidak saja baik, tetapi terlalu baik. Masalah yang tengah dihadapi saat ini karena beliau terlalu baik,” ujar Bachrun, Selasa (5/12/2023).
Menurutnya, kebaikan Bupati Muna non aktif itu lepas kontrol, sehingga tidak dijaga dengan baik oleh orang-orang disekelilingnya.
“Mari bersama-sama kita mendoakan beliau, sekiranya dalam menghadapi proses hukum di KPK, diberi kekuatan, ketabahan dan kesabaran oleh Yang Maha Kuasa,” ajaknya.
Disamping itu, ia menegaskan sebelum ada putusan berkekuatan hukum tetap (inkrah) status Rusman Emba masih Bupati Muna, hanya saja sementara non aktif.
“Itu sesuai amanah undang-undang. Jadi, apa yang menjadi hak-hak beliau sebagai Bupati Muna tetap diberikan, saya sudah perintahkan pa Sekda untuk hal tersebut,” imbuhnya.
Untuk diketahui, hari ini gerakan moral memberi support kepada Bupati Muna non aktif Rusman Emba dari sejumlah masyarakat masih terus mengalir. Rencananya, malam nanti, doa bersama sekaligus pembakaran 1000 lilin akan dilakukan diarea tugu jati kota Raha. (**)
Comment