KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan 5.000 personil untuk pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di wilayah Sultra.
Personil tersebut tergabung dalam Mantap Brata Anoa 2023-2024, yang merupakan personil dari Polda Sultra dan Polresta Kendari.
Untuk mendukung pengamanan Pemilu 2024 itu, Polda Sultra akan memberikan pelatihan kepada personil.
Pelatihan ini akan dilaksanakan pada 5-9 Oktober. Setelah itu, akan dilakukan simulasi pada 10-12 Oktober 2023.
Karo Ops Polda Sultra, Kombes Pol. Tumpal Damayanus mengatakan ribuan personil ini akan dilatih sesuai tahapan Pemilu.
Misalnya tahapan kampanye, maka akan dilakukan pelatihan pengawalan Capres dan Cawapres, dan pengamanan di daerah kampanye.
Begitu pun tahap pencoblosan, pihaknya akan memberikan pelatihan bagaimana caranya menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) agar tetap aman dan tertib dalam pelaksanaan pencoblosan.
“Jadi kita latihan sesuai dengan tahapan Pemilu. “Pada dasarnya kita, Polda Sultra siap mengamankan dan menyukseskan kegiatan Pemilu 2023, 2024,” katanya usai pelaksanaan rapat koordinasi kesiapan operasi Mantap Brata Anoa 2023-2024 dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 di wilayah Sultra, Selasa (3/10/2023).
Sementara itu, Kapolda Sultra, dalam hal ini diwakili Irwasda Polda Sultra Kombes Pol. Yun Imanullah menekankan agar seluruh jajaran Polres dan Polda harus siap dalam rangka pengamanan Pemilu dari tahap ke tahap, baik kesiapan personil, anggaran, dan sarana prasarana.
Serta, terus menjaga profesionalisme, komitmen, dan netralitas dalam pengamanan Pemilu. Juga melaksanakan pembenahan personil pengamanan dengan berpedoman pada pemetaan kerawanan dan karakteristik wilayah.
“Guna mengantisipasi gangguan yang dapat menghambat kelancaran pelaksanaan Pemilu,” pungkasnya. (**)
Comment