EDISIINDONESIA.id – Gadis berinisial A (20), warga Kragilan, Kabupaten Serang diperkosa sepuluh orang pria secara bergilir.
Orang tua korban Saunah (50) mengatakan putrinya sempat hilang selama empat hari diduga dibawa seorang laki-laki.
“Anak saya empat hari enggak pulang, ada yang bilang dibawa ke suatu tempat di Kragilan,” ucap Saunah, Senin (11/9).
Saunah menduga anaknya dibawa pria berinisial J.
“Ketika bertemu J, saya tanyakan di mana anak saya, dia enggak mengaku,” ujarnya.
“Saya bilang bakal melaporkan J kepada polisi, enggak lama anak saya diantarkan pulang, tetapi, sampai Pasar Merancang,” kata dia.
Masalah tidak sampai di situ. Ketika Saunah bertemu putrinya, korban merasa kesakitan pada bagian kemaluan hingga kesulitan berjalan.
“Anak saya katanya dijual. Anak saya dijual, kemudian diperkosa kurang lebih sepuluh orang pria,” ujarnya.
Atas kejadian tersebut, Saunah langsung melaporkan pelaku kepada pihak kepolisian.
Laporan itu sudah diterima pihak kepolisian dengan Nomor: LP/B/175/VII/2023/SPKT/Polres Serang/ Polda Banten.
“Saya sudah lapor ke Mapolres Serang pada 20 Juli 2023 dengan barang bukti hasil visum,” tuturnya.
“Hasil visum terdapat robekan serta infeksi pada bagian kemaluan,” imbuh dia.
Namun, sampai sekarang pelaku masih bebas berkeliaran.
“Pelaku belum ditangkap sampai sekarang. Saya berharap pelaku dapat ditangkap,” kata Saunah. (edisi/jpnn)
Comment