DPRD Kendari Minta Pemprov Sultra Segera Alihkan Pengelolaan Eks MTQ ke Pemkot

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Rajab Jinik meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tetap melimpahkan pengelolaan kawasan Ex MTQ ke Pemerintah Kota Kendari.

Politisi Partai Golkar ini menilai, pengalihan pengelolaan itu perlu dilakukan. Sebab menurutnya, ketika MTQ tidak dikelola oleh kota dan tidak ada perhatian dari pemprov, itu akan mempengaruhi wajah Kota Kendari. Apalagi kawasan Eks MTQ merupakan salah satu tempat kebanggaan di Sultra yang berkedudukan di Kota Kendari.

“Karena kekumuhan kalau kita melihat ada disitu (kawasan eks MTQ), makanya itu sangat kita berharap, memang kita minta, mudah-mudah Pj Gubernur yang baru ini dia bisa izinkan pengelolaan MTQ diserahkan ke Kota,” kata Rajab.

Menurutnya, ketika pengelolaan dialihkan ke Pemkot Kendari, kawasan Eks MTQ bisa dijadikan salah satu ikon Kota Kendari, sehingga wajah Kota Kendari kelihatan bagus di mata masyarakat Indonesia.

“Karena jujur orang datang di Kendari pasti pusatnya datang di MTQ. Nah kalau MTQ tidak dikelola dengan kesemrawutannya seperti itu, itukan memalukan kita, bukan Provinsi Sultra, itu memalukan kita karena masuk wilayah Kota Kendari,” jelasnya.

Dikatehui, Pemkot Kendari telah meminta restu gubernur Sultra terkait pengalihan pengelolaan kawasan Eks MTQ pada akhir 2022 lalu. Namun hingga saat ini, pengelelolaan kawasan Eks MTQ tersebut belum juga dialihkan oleh Pemprov Sultra.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu membenarkan hingga saat ini kawasan tugu religi Eks MTQ masih milik Pemprov Sultra. Sebab pelimpahan pengelolaan kawasan MTQ ke Pemkot Kendari belum disetujui Pemprov Sultra.

“Sudah mengajukan, tapi belum disetujui oleh Pemprov jadi sekarang tidak boleh melakukan aktivitas di sana karena kewenangan asetnya adalah milik pemprov,” katanya saat ditemui di Kantor Balai Kota Kendari, Kamis (7/9/2023).

Saat ditanya langkah Pemkot Kendari selanjutnya terkait pengalihan pengelolaan kawasan Ex MTQ, Asmawa mengaku akan membahasnya nanti setelah Pj Gubernur Sultra yang baru telah tiba di Kota Kendari.

Pasalnya, masa jabatan Gubernur Sultra Ali Mazi dan Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas berakhir pada 5 September lalu dan digantikan oleh Andap Budhi Revianto sebagai Pj Gubernur Sultra.

“Nantilah, nanti, saat ini kan masih milik Pemprov Sultra. Ini baru mau dijemput Pj (gubernur Sultra)” kata Asmawa sembari berlalu menuju mobil hendak menjemput kedatangan Pj Gubernur Sultra Kombes Pol Andap Budhi Revianto di Bandara Halu Oleo dari Jakarta.

Comment