KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Sebanyak 18 Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapatkan bantuan modal usaha, Selasa (25/7/2023).
Bantuan tersebut diberikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendari, dengan total bantuan Rp29,5 juta, dimana masing-masing penerima manfaat mendapatkan Rp1,5 juta.
Salah satu penerima manfaat, Zainudin mengatakan dirinya sangat bersyukur mendapatkan bantuan tersebut karena dapat menambah modal usaha miliknya sebagai penjual kue dan depot air minum.
Ia berharap kedepan program ekonomi produktif pembinaan dan pendistribusian bantuan modal usaha tersebut terus meningkat.
“Harapannya kedepan program seperti ini lebih ditingkatkan lagi, apalagi bantuan itu telah diberikan untuk kedua kalinya,” ucap Warga Kecamatan Baruga ini.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Kendari, Amri Natsir menjelaskan bantuan tersebut merupakan bantuan pembinaan kepada pelaku usaha yang sebelumnya telah diberikan modal Rp1 juta.
Tak hanya sekedar memberikan bantuan, pada penyaluran sebelumnya pihaknya juga mengingatkan kepada penerima manfaat agar tidak lupa berinfak dan sedekah 2,5 persen dari keuntungannya.
“Misalnya kita kasih modal Rp1 juta, diputar tiap hari dia dapat untung Rp100 ribu, itu dia sisihkan Rp2.500 untuk dimasukkan di celengan yang sudah kita siapkan,” ungkapnya.
Kata dia, infak yang mereka kumpul itu diakumilasi dan ditambahkan lagi dengan infak, zakat yang dukumpulkan Baznas dari masyarakat Kendari lainnya termasuk ASN.
“Jadi sebenarnya ini yang mereka setor setiap bulan, tetapi kita tambah dengan infak, zakat, dari yang kita kumpul,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan, sejak 2020-2023 ini pihaknya telah menyalurkan bantuan kepada 914 orang. Di mana target dari Baznas pusat untuk Kota Kendari sebesar Rp2 miliar sepanjang tahun 2023.
“Untuk penerimaan sudah 63 persen. Jadi InsyaAllah target Kota Kendari sampai akhir tahun bisa terlampaui,” tutupnya. (Irna)
Comment