Ikut Pra-pon di Banten, Koni Sultra Tidak Memberikan Fasilitas Atlet Gateball

KENDARI, EDISIINDONESIA.id– Memperhatikan, Kontigen Cabang olahraga (Cabor) Gateball Provinsi Sulewesi Tenggara (Sultra) yang sedang mengikuti Pra-Pon di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, tidak mendapat fasilitas dari pihak Koni Sultra.

Hal tersebut sangat membuat kecewa para atlet yang berjuang demi mengharumkan nama baik Provinsi dengan julukan Bumi Anoa itu.

Pengurus Pergatsi Sultra Rahmat menyebut, ia bersama 22 atlet gateball mengikuti Pra-pon dengan biaya sendiri, sebab pihaknya belum mendapatkan fasilitas dari pihak Koni Sultra.

Padahal, tiga minggu sebelum Pra-pon, ia sudah memasukan proposal, hanya saja pihak koni saling melempar tanggung jawab.

“Kami sudah hubungi pengurus, mulai bendahara umumnya, sampai tenaga ahli ketua Koni, tapi sampai sekarang kami belum mendapatkan respon,” ujarnya kepada media edisiindonesia.id saat dikonfirmasi melalui telfon whatshaap, Kamis (22/6/23).

“Dan mudahan pihak koni memberikan fasilitas supaya kami bisa balik ke Sulewesi Tenggara,” lanjutnya.

Diketahui, ada 30 Provinsi di Indonesia yang ikut serta bertanding dan untuk Provinsi Sultra menurunkan 22 atlet dari 8 kategori lomba dan saat ini atlet dari tunggal putri Gateball Sultra berhasil lolos menuju Pon. (**)

KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Memperhatikan, Kontigen Cabang Olahraga (Cabor) Gateball Provinsi Sulewesi Tenggara (Sultra) yang sedang mengikuti Pra-Pon di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, tidak mendapat fasilitas dari pihak Koni Sultra.

Hal tersebut sangat membuat kecewa para atlet yang berjuang demi mengharumkan nama baik Provinsi dengan julukan Bumi Anoa itu.

Pengurus Pergatsi Sultra Rahmat menyebut, ia bersama 22 atlet gateball mengikuti Pra-pon dengan biaya sendiri, sebab pihaknya belum mendapatkan fasilitas dari pihak Koni Sultra.

Padahal, tiga minggu sebelum Pra-pon, ia sudah memasukan proposal, hanya saja pihak koni saling melempar tanggung jawab.

“Kami sudah hubungi pengurus, mulai bendahara umumnya, sampai tenaga ahli ketua Koni, tapi sampai sekarang kami belum mendapatkan respon,” ujarnya kepada media edisiindonesia.id saat dikonfirmasi melalui telfon whatshaap, Kamis (22/6/23).

“Dan mudahan pihak koni memberikan fasilitas supaya kami bisa balik ke Sulewesi Tenggara,” lanjutnya.

Diketahui, ada 30 Provinsi di Indonesia yang ikut serta bertanding dan untuk Provinsi Sultra menurunkan 22 atlet dari 8 kategori lomba dan saat ini atlet dari tunggal putri Gateball Sultra berhasil lolos menuju Pon. (**)

Comment