EDISIINDONESIA.id- Seorang Jemaah asal Lhokseumawe meninggal dunia. Informasi wafatnya jamaah calon haji tersebut diterima dari Ketua kloter 4 Zulkifli melalui aplikasi pesan daring.
“Muhammad Yusuf Dadeh meninggal dunia Minggu (4/6) jam 05.00 Waktu Arab Saudi, bakda Subuh tadi,” kata Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh Azhari di Banda Aceh, Minggu.
Dia menjelaskan calon haji ini merupakan pemilik paspor C6319460 yang tergabung dalam kloter 04-BTJ. Ia meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Madinah Almunawarah.
Di dalam sertifikat kematian (CoD) yang dikeluarkan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, Muhammad Yusuf diduga mengalami gastroenteritis, peradangan atau iritasi pada usus dan dehidrasi.
Sebelumnya, sebanyak 13 jemaah haji yang tiba di Mekkah harus mendapat perawatan medis serius. Mereka rata-rata telah memiliki penyakit bawaan yang menjadi parah ketika tiba di Mekkah. Bahkan satu jemaah sampai dirujuk ke rumah sakit daerah.
Kepala Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Edi Supriatna mengatakan, ke-13 jemaah itu masuk klinik secara bertahap seiring dengan datangnya jemaah dari Madinah. Dari observasi diketahui bahwa kebanyakan jemaah sakit karena penyakit yang sudah diderita sejak lama di tanah air.
”Menjadi aktif karena ada triger-triger di sini,” katanya.
Edi mencontohkan, suhu yang panas ini cukup mempengaruhi kondisi jemaah. Jemaah yang tidak memperhatikan kebutuhan minum akan dehidrasi dan membuat kondisi drop. Ada juga yang tidak memperhatikan kebutuhan makan sehingga membuat daya tahan tubuh menurun.
Ada satu jemaah yang harus dirujuk ke King Fahd Hospital Jedah karena menderita sakit jantung akut. ”Dari hasil observasi memang dibutuhkan penanganan lanjutan di rumah sakit,” jelasnya.
Meski pasien di rumah sakit, tim medis dari KKHI selalu memantau perkembangan jemaah.
Menurut dia, untuk menjaga kondisi, jemaah jangan sampai kekurangan air putih agar tidak dehidrasi.
Selain itu menambah snack makan antara jam makan pagi-siang dan jam makan siang-malam. “Saya heran, ada jemaah yang waktu pindah dari Madinah ke Mekkah, sedang berpuasa. Padahal pindah itu kan butuh tenaga juga,” katanya.
Sebelum umrah wajib, jemaah haji seharusnya istirahat sebentar terlebih dahulu. Selain itu, jika keluar hotel, jemaah menggunakan payung, topi, dan membawa semprot wajah. Kacamata hitam juga sangat membantu mata tidak terkena terik matahari secara langsung.
Edi menambahkan, di KKHI Makkah terdapat 257 bed. Di dalamnya ada ruangan rawat inap, IGD, ruang rawat inap psikiatri, dan ICU. Selain itu juga ada fasilitas laboratorium dan radiologi. Untuk kebutuhan obat ada juga apotik dan perbekalan kesehatan. (edisi/jpg/fajar)
Comment