KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Harga beberapa jenis ikan di Pasar Basah Mandonga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami kenaikan, Kamis (1/6/2023).
Kenaikan harga ikan tersebut telah terjadi dua hari belakangan ini, hal tersebut akibat cuaca yang kurang mendukung atau angin kencang.
Seorang pedagang ikan di Pasar Basah Mandonga, Fatima mengatakan bahwa ikan yang diperoleh dari pelelangan itu kini dijual dengan harga yang lebih mahal dibanding dua hari sebelumnya.
“Baru dua hari ini naik harga karena kencang angin,” katanya saat ditemui edisiindonesia.id, di tempat jualannya.
Ia mengatakan, harga ikan kebanyakan di pengaruhi oleh cuaca, jika angin sedang kencang maka nelayan kadang hanya mendapat sedikit ikan, karena kondisi yang sulit untuk melaut, begitupun sebaliknya.
Harga ikan tersebut diantaranya, ikan bandeng yang sebelumnya Rp 28 ribu per kilo naik menjadi Rp 32 per kg, Ikan bang kumis dari yang sebelumnya dibanderol dengan harga Rp 30 ribu per kg, sekarang Rp 35 ribu per kg.
Kemudian, ikan lajang yang sebelumnya seharga Rp 25 ribu per kg – Rp 30 ribu per kg, saat ini juga dijual dengan harga Rp 35 ribu per kg. Untuk ikan kembung yang sebelumnya Rp 40 ribu per kg saat ini Rp 50 ribu per kg.
“Kalau ikan kembung itu biasanya kita ambil dilelang cuma Rp 35 ribu per kg. Sekarang kita ambil Rp 45 ribu per kg jadi kita jualnya Rp 50 ribu per kg,” bebernya.
Sehingga, Fatima berharap harga ikan mendekati lebaran Idul Adha bisa turun ke harga normal, sebab kata dia banyak pembeli yang mengeluarkan kenaikan harga beberapa jenis ikan laut tersebut.
“Karena kadang pembeli kita belikan tinggi, tapi pembeli maunya rendah yang stabil seperti harga biasanya. Tapi kita tidak bisa kasian, karena kita sesuaikan juga dengan modal,” tutupnya. (**)
Comment