KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Asrun Lio enggan komentar banyak terkait cekcok antara Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Wakatobi.
Saat dimintai tanggapan perihal pertengkaran antara Bupati Wakatobi, Haliana dan Wabup Wakatobi, Ilmiati Daud, Asrun Lio terus berjalan dan irit bicara sembari tersenyum.
“Nanti tanya di hukum sana. Ya, jangan kita berkomentar. Tentu, harusnya itu kan bisa dicairkan,” singkatnya usai memimpin rapat inflasi, di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sultra, Senin (22/5/2023).
Diketahui, pasangan kepala daerah yang resmi memimpin Kabupaten Wakatobi, setelah dilantik Gubernur Sultra, Ali Mazi pada 28 Juni 2021 lalu, adalah pemenang Pilkada Wakatobi 2020 silam.
Namun, hanya berselang sekitar 21 bulan 18 hari dari pelantikan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi periode 2021-2024 ini justru terlibat cekcok dan keributan.
Dimana, puncak konflik Haliana dan Ilmiati Daud benar-benar pecah, di Ruang kerja bupati, pada Senin (18/05/2021) sekitar pukul 10.00 WITA lalu.
Cekcok tersebut terjadi, di ruang kerja yang berada di kantor Bupati Wakatobi, Jalan Samburaka, Kelurahan Mandati II, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, yang akhirnya kini menjadi konsumsi publik.
Diskusi maupun pembahasan terkait cekcok yang kabarnya diwarnai aksi remas bibir terhadap sang bupati pun mewarnai jagad media sosial dalam dua hari terakhir ini.
Ilmiati Daud yang sedang berada, di Kota Kendari, Provinsi Sultra, pada Rabu (17/05/2023), pun tak malu-malu lagi mengungkap pecah kongsi dan konfliknya dengan Haliana.
Meski membenarkan terjadinya cekcok hingga keributan. Namun, ia menepis kabar terjadinya aksi remas bibir terhadap sang bupati. Sebaliknya, ia menyebut dirinya seakan “diborongi” Haliana bersama sopir dan ajudannya dalam pertengkaran itu.
Bahkan, ia menyebut dirinya mendapatkan ancaman dari anak buah sang bupati saat keributan tersebut terjadi. Tetapi, pada hari yang sama saat Ilmiati membeberkan konflik tersebut, sopir Bupati Wakatobi berinisial T melaporkannya ke Kepolisian Resort atau Polres Wakatobi.
Pelapor melaporkan Ilmiati Daud karena terkena lemparan saat terjadinya keributan sang Wabup Wakatobi dengan Bupati Haliana. Dimana, laporan terhadap Ilmiati pasca keributan tersebut dibenarkan Kapolres Wakatobi, AKBP Dodik Tatok Subiantoro.
“Iya, laporannya masuk ke Polres, tapi saya belum melihat materinya. Baru ada dari pihak bupati yang melaporkan kejadian itu,” katanya dikonfirmasi.
“Bukan bupati yang melaporkan, tapi dari drivernya yang berada di lokasi dan mungkin ada keributan terkena dampak,” tambahnya
Terkait cekcok dan keributan Bupati dengan Wabup Wakatobi Ilmiati Daud, Bupati Wakatobi Haliana hingga kini belum berkomentar. Haliana belum merespon saat dikonfirmasi melalui pesan maupun telepon via WhatsApp. (**)
Comment