Usai Diprotes, Kadis PU Sultra Sebut Jalan Poros Lalembuu Sudah Dianggarkan 3,2 Miliar

KENDARI,EDISIINDONESIA.id – Jalan poros Lelembuu yang menghubungkan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel)- Kolaka Timur (Koltim) yang rusak parah selama 13 tahun. Kini akan dikerjakan dengan total anggaran sebesar 3,2 Miliar.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Sumber Daya Air Sulewesi Tenggara, Burhanuddin saat melakukan rapat di kantor DPRD Sultra, Selasa (16/5/23).

Ia menyebut akan mengerjakan jalan poros Lelembuu yang rusak parah dan akan menyelesaikan pada 2023.

“Jalan Lelembuu, tahun ini kami sudah anggarkan dengan total 3,2 Miliar dan tahun ini juga kami akan selesaikan,” janjinya.

Akan tetapi, lanjut Burhanuddin. Penanganannya bertahap sebab anggaran terkait pekerjaan jalan Lalembuu itu masih terbatas. Namun di 2023 ini akan diselesaikan.

“Yang intinya jalan rusak di Lalembuu kami akan selesaikan dengan target 1 sampai 2 kilometer,” tandasnya.

Warga Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulewesi Tenggara (Sultra) kembali menagih janji Gubernur Sulewesi Tenggara (Sultra) H. Ali Mazi yang tertera didalam kontrak politiknya di 2017 lalu.

Didalam kontrak politik tersebut, Gubernur Sultra dua priode itu menyebut. “Apabila ia terpilih, berjanji akan memprioritaskan jalan Kecamatan Lalembuu, Konsel sepanjang 25 kilometer,” tulisnya dalam kontrak politik ketika H. Ali Mazi ingin bertarung sebagai 01 Provinsi di Bumi Anoa.

Akibat dari janji itu, masyarakat menggelar aksi demonstrasi di Desa Atari Jaya, Kecamatan Lalembuu, Konsel, Sultra. Senin (15/5/23).

Kordinator Lapangan Rizal mendesak H. Ali Mazi untuk menepati janjinya sejak 2017 lalu. Sebab jalan Lalembuu ini sudah tidak layak untuk dilintasi, lumpur dan debu menjadi halangan.

“Saat Ali Mazi ingin maju Gubernur Sultra. Dia sudah buat kontrak politik dan berjanji akan memperbaiki jalan ini, namun hingga kini belum direalisasikan,” kata Rizal dalam orasinya dengan raut wajah memerah dan bercucuran keringat.

Selain itu juga, Pria lulusan Universitas Hasanuddin itu menyebut, ketika H. Ali Mazi tidak memenuhi janji politiknya. Ia akan menggelar aksi lebih besar.

“Apabila Gubernur Sultra itu tidak merespon baik apa yang menjadi keinginan masyarakat, kami akan menurunkan massa aksi lebih banyak dan menggelar aksi dikantor Gubernur,” tegasnya.

Beruntung saat ini janji tersebut bakal dipenuhi. (Che)

Comment