Ganjar Pranowo Mulai Dekati Tokoh NU, Dapat Sinyal Bagus Dari Gus Mus

REMBANG, EDISIINDONESIA.id — Calon Presiden usungan PDIP, Ganjar Pranowo yang sebelumnya di isukan menarget jaringan suara dari kalangan Nahdatul Ulama perlahan-lahan mulai bergerak mendekat.

Belum lama ini, Ganjar Pranowo mulai soan ke salah satu tokoh NU, yakni Dr. K.H. Ahmad Mustofa Bisri atau lebih sering dipanggil dengan Gus Mus.

Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan itu datang bersama rombongan di kediaman Gus Mus di komplek Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Kabupaten Rembang, Rabu pagi sekitar pukul 10.30 WIB.

Ganjar yang berpakaian batik dan peci diterima di ruang tamu oleh Gus Mus yang langsung merangkul Gubernur Jawa Tengah tersebut.

“Sehat nggih Gus,” ujar cucu menantu KH Hisyam Kalijaran tersebut, sembari mencium tangan Gus Mus.

Setelah berbincang selama kurang lebih dua jam, Ganjar berpamitan untuk melanjutkan perjalanan menemui KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha).

Ganjar mengatakan kunjungannya ke kediaman Gus Mus untuk silaturahim dan halalbihalal.

“Ya halalbihalal, syawalan, ya sungkem sama Gus Mus. Bahas sambal terong,” ujarnya.

Hal menarik terjadi saat Ganjar ditanya wartawan mengenai kandidat bakal cawapres yang akan mendampinginya maju Pilpres 2024 mendatang.

Ganjar yang enggan menjawab pertanyaan tersebut, kemudian disahut oleh Gus Mus.

“Cawapres’e ‘aku wae, wis aku wae’ (cawapres-nya saya saja, sudah saya saja),” seloroh Gus Mus membuat suasana ger-geran.

Sebelumnya banyak kalangan dan pengamat politik memprediksi, Ganjar Pranowo sangat mungkin menyaingi kekuatan Prabowo Subianto dan Anies Baswedan jika berhasil menggaet tokoh islam utamanya dari kalangan NU.

Lantas, jika Gus Mus benar memberi sinyal, bukan tidak mungkin suara NU akan ke Ganjar.

Diketahui Gus Mus atau lengkapnya Dr. (H.C.) K.H. Ahmad Mustofa Bisri adalah pimpinan Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang. Gus Mus pernah menjadi Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada tahun 2014 hingga 2015 menggantikan KH. Sahal Mahfudz.

Ia juga merupakan salah seorang pendeklarasi Partai Kebangkitan Bangsa dan sekaligus perancang logo PKB yang digunakan hingga kini. Ia juga seorang penyair dan penulis kolom yang sangat dikenal di kalangan sastrawan. Di samping budayawan, dia juga dikenal sebagai penyair. (**/idr)

Comment