KOLUT, EDISIINDONESIA.id – Andi Muis (65) warga Kolaka Utara. Sultra, sebelumnya dikabarkan hanyut terseret arus sungai. Kini telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Hal itu diutarakan oleh Plt Kepala Basarnas Kendari, Rudi. Kepada awak media, Senin (1/4/23).
Pada pukul 08.30 wita, kata Rudi, korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan sekitar 1,18 KM arah dari lokasi kejadian dalam kondisi terapung.
“Korban kami temukan terapung disungai dan sudah meninggal dunia, selanjutnya korban di evakuasi dan diberikan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar Rudi
Rudi menambahkan. Dengan ditemukannya jasad korban yang hilang terseret arus saat menyeberangi sungai di Kecamatan Batu putih, Kabupaten Kolaka Utara. Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.
“Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR itu, dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tukasnya.
Diketahui Andi Muis dilaporkan warga telah hanyut terseret arus sungai saat hendak pulang dari kebunnya, di sekitar sungai Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, Sultra, pada Minggu (30/4/23)
“Peristiwa itu bermula ketika korban dari kebun miliknya, hendak pulang kerumah dan menyebrangi sungai. Saat melewati sungai tersebut, tiba-tiba air sungai meluap dan korban hanyut terbawa arus,” terang Plt. Kepala Basarnas Kendari, Rudi dikutip dari keterangan tertulisnya di grup Whatsapp.
Kemudian, lanjut Rudi. Sejumlah Tim dari pos siaga SAR Luwu Timur turut diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian korban.
“Kami memberangkatkan dengan membawa satu Unit Rubber Boat beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan SAR,” ujarnya. (**/Che)
Comment