KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) secara masih melakukan pengangkutan sampah yang saat ini mengalami peningkatan signifikan, yakni mencapai angka 270 ton.
Kepala DLHK Kota Kendari, Nismawati mengatakan, peningkatan produksi sampah tersebut terjadi sejak Ramadhan 1444 Hijriah/2024 Masehi.
Kata dia dimana, sampah yang diproduksi oleh masyarakat didominasi oleh sampah buah (kulit) kelapa muda yang dibuang di Tempat Pembuangan Sementara (TPS).
“Saat bulan puasa memang ada peningkatan, terutama sampah kulit kelapa muda,” katanya, Minggu (30/4/2023).
Kata dia, untuk mensiasati hal tersebut para supir pengangkut sampah rata-rata jalan dua kali sehari.
“Jadi kita sterilkan memang supaya lingkungan bersih,” ujarnya.
Namun, meski pihaknya sudah aktif melaksanakan pengangkutan, ia tetap mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa disiplin terhadap waktu membuang sampah yakni dimulai pukul 18.00 – 05.00 WITA.
“Ini bertujuan agar memudahkan petugas melakukan pengangkutan,” tutupnya. (**)
Comment