MUBAR, EDISIINDONESIA.id- Pemilahan umum 2024 tingga setahun lagi, tensi politik sudah mulai terasa, bahkan peserta pemilu mulai ancang-ancang memasang strategi untuk menarik simpati masyarakat di duduk di kursi dewan yang terhormat.
Sepati tahu-tahun sebalumnya, pilkada di daerah memang memiliki tensi yang tinggi, tak terkecuali kabupate Muna Barat, untuk itu Kesatuan Bangsa dan Politik akan gencar melakukan sosialisasi.
Tak hanya itu saja, kerawanan sosial juga menjadi momok menakutkan kala menjelang pemilihan,Makanya Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat, segera melakukan pemetaan dalam mengantisipasi terjadinya konflik sosial. Rabu (11/1/2023).
Plt Kepala Kesbangpol Mubar Hamse mengatakan bahwa,Upaya pencegahan konflik sosial ditahun politik, memang tak semata dilakukan instansinya,Akan tetapi, harus melibatkan semua stakholder termasuk unsur masyarakat. Makanya, pihaknya juga terus melakukan koordinasi bersama tripika.
“Tugas Kesbangpol mengantisipasi konflik sosial sebelum melangkah ke ranah hukum. Melihat, kondisi dalam menghadapi kegiatan politik ke depan, jelas akan terjadi gesekan. Makanya, mulai bulan depan ini, kita sudah bangun komunikasi bersama unsus Tripika,” kata Plt Kesbangpol Mubar Hamse, saat di temui diruang kerjanya.
Tak hanya itu saja, lanjut mantan camat ini,Dalam meredam terjadinya konflik,Peran lembaga adat juga diperkuat,Sosialiasi bakalan gencar dilakukan nanti. “Tokoh agama,tokoh adat,tokoh pemuda,maupun tokoh masyarakat, disetiap wilayah, akan diberikan pembekalan, sosialisasi agar bisa nanti memberikan edukasi terhadap para generasi, akan pentingnya persatuan,Termasuk juga partisipasi orang tua, untuk bagaimana menjaga kestabilan,” terangnya.
Terkait wilayah mana yang rawan terjadinya konflik ditiga wilayah besar Mubar,kata Hanse belum bisa dipastikan. Sebab, semua berpotensi rawan semua. Makanya pihak kami akan terus melakukan sosialisasi,diakhir tahun lalu, pihaknya telah bertemu dan berkumpul bersama para pemuda, tokoh masyarakat, membahas antisipasi terjadinya konflik.
“Jadi nanti ada kerja sama antara pemerintah dan masyarakat,Jika memang dilapangan mereka melihat ada tanda-tanda konflik, maka segera dilaporkan. Kita tetap berupaya mencegah konflik agar tidak meluas,”Pungkasnya.(**)
Comment