Polres Buru Kerahkan 350 Personil Gabungan Amankan Nataru

MALUKU, EDISIINDONESIA.id – Kepolisian Resor (Polres) Pulau Buru kerahkan 350 personil gabungan dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2023.

Operasi Kepolisian Terpusat tersebut dengan sandi Operasi Lilin Salawaku 2022 akan berlangsung selama 11 hari, mulai 23 Desember 2022 sampai 2 Januari 2023, serta dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) mulai 3 Januari sampai 9 Januari 2023.

Hal tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2023, dipimpin langsung oleh Kapolres Pulau Buru, AKBP Egia Febri Kusumawiatmaja, di Lapangan Apel Mapolres Palau Buru, Kamis (22/12/2022).

Paur Humas Polres Pulau Buru, Aipda M.Y.S Djamaluddin mengatakan sebanyak 350 orang personil gabungan dikerahkan yang terdiri dari personil TNI dan Polri serta instansi terkait lainnya seperti Satpol PP Kabupaten Buru, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan.

“350 personil TNI Polri dan instansi terkait dan ada 8 pos pengamanan di Pelabuhan, Bandara Namniwel, Pasar Inpres Namlea, Simpang 5 Namlea, Kecamatan Waeapo, Waplau dan Kecamatan Airbuaya serta Tempat Wisata Jikumerasa dalam rangka pengamanan Nataru,” kata Aipda M.Y.S Djamaluddin.

Sementara itu, Kapolres Pulau Buru mengatakan dalam Operasi Lilin Salawaku 2022 untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang akan menggunakan moda transportasi umum di bandara, terminal dan pelabuhan, Kapolri meminta agar lakukan pengaturan jadwal keberangkatan, dorong pembelian tiket secara online dan lakukan pengaturan arus keluar masuk bersama dengan stakeholder terkait, guna mengantisipasi terjadinya kepadatan penumpang.

Selain itu, intensifkan patroli jalan kaki dalam rangka sosialisasi prokes dan mencegah terjadinya kejahatan.

Selanjutnya terkait kejahatan konvensional, berdasarkan anev tahun 2021, kejahatan paling tinggi terjadi pada bulan Desember didominasi oleh jenis kejahatan konvensional. Melihat hal tersebut, tingkatkan patroli pada daerah rawan dan objek vital serta lakukan sosialisasi guna meningkatkan standar keamanan lingkungan dan tempat tinggal, terutama kepada masyarakat yang akan berpergian.

“Ancaman terorisme juga menjadi potensi gangguan yang serius. Perlu saya tekankan, bahwa aksi terorisme seperti di Polsek Astana Anyar tidak boleh terjadi. Maka kedepankan deteksi dini dan preventive strike guna mencegah aksi-aksi terorisme, serta lakukan penjagaan ketat pada pusat keramaian maupun tempat ibadah yang berpotensi menjadi target serangan teror,” ujar Egia.

Kemudian terkait ancaman bencana alam, Kapolres meminta agar dapat mempersiapkan tim tanggap bencana, tim rehabilitasi dan sarana prasarana pendukung, disertai penguatan edukasi tanggap bencana kepada masyarakat, sehingga mampu melakukan quick response guna memitigasi bencana.

Selanjutnya yang tidak kalah penting, kata Kapolres, adalah terkait pengendalian ketahanan pangan dan BBM. Lakukan monitoring di lapangan bersama Satgas Pangan dan stakeholder terkait guna memastikan ketersediaan pasokan pangan.

“Imbau para pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan atau menahan stok yang tentunya dapat menyebabkan kelangkaan, maupun kenaikan harga. Apabila terdapat upaya spekulan, lakukanlah gakkum secara prosedural, namun jangan sampai mengganggu distribusi dan ketersediaan pangan di lapangan,” pintanya.

Menurutnya keberhasilan pengamanan Operasi Lilin Salawaku 2022 merupakan tanggung jawab bersama yang harus dapat diselesaikan. Oleh sebab itu, kepada seluruh personel pengamanan agar senantiasa memperkuat sinergitas dan soliditas selama pelaksanaan tugas.

“Saya yakin, dengan sinergitas dan soliditas yang baik maka masyarakat dapat melaksanakan Ibadah natal dengan Khidmat serta merayakan tahun baru dengan penuh suka cita,” ungkapnya.

Kepada seluruh personel pengamanan, ia berpesan jadikan pengamanan Nataru sebagai sebuah kebanggaan. “Oleh karena itu, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis dan pahami tugas maupun fungsinya masingmasing sesuai rencana operasi dengan mengedepankan langkah prediktif serta deteksi dini,” tandasnya. (**)

Comment