8 Universitas di Indonesia Ikuti Kompetisi Halu Oleo Management Business Case Competition

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Sebanyak delapan Universitas di Indonesia mengikuti lomba management Business Case Competition 2022, yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.

Delapan Universitas yang mengikuti, Halu Oleo Management Business Case Competition (HMBCC) tersebut, yaitu Universitas Negeri Jember, Universitas Sumatera Utara, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Kemudian, Universitas Islam Malang, Universitas Ciputra Makassar, Universitas Dayanu Ikhsanuddin Bau-bau, Institut Agama Islam Negeri Kendari, dan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari sebagai tuan rumah.

HMBCC merupakan kompetisi yang diselenggarakan dalam rangka untuk membangun ide bisnis yang inovatif, melalui pemanfaatan digitalisasi terselubung untuk pemulihan ekonomi nasional akibat Pandemi Covid-19.

HMBCC tersebut juga, mengarahkan para peserta dari seluruh Indonesia untuk memecahkan kasus bisnis yang terfraud atau pailit selama perjalanannya.

Dimana, ide dan solusi yang ditawarkan berupa regulasi konkrit, aplikasi penerapan kasus dengan digitalisasi start up, dan ide berupa masukkan kepada pihak pemerintah untuk menangani kasus, dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

Wakil Dekan I FEB UHO Kendari, Dr. La Ode Suryadi mengatakan bahwa, giat tersebut akan memberikan manfaat yang sangat besar dan luar biasa, bukan hanya kepada institusi tetapi juga kepada masyarakat.

Sebab kata dia, kompetisi itu berkaitan dengan ide-ide pemikiran, inovasi dan aplikasi dalam rangka membantu pelaku bisnis baik skala kecil, menengah maupun besar.

“Kegiatan ini sangat berdampak positif baik kepada institusi maupun masyarakat,” katanya usai membuka giat HMBCC, di salah satu Hotel di Kota Kendari, Rabu (30/11/2022).

Sehingga ia berharap, giat tersebut tidak akan terhenti tetapi bisa di jadikan kegiatan rutin tahunan oleh mahasiswa dan pihaknya akan mendukung secara penuh dan ikut berkontribusi terutama dalam meningkatkan usaha-usaha dan bisnis.

Sementara itu, Ketua BEM FEB UHO Kendari, Abdul Muhamad Safrin, mengukapkan dirinya sangat senang melihat mahasiswa FEB UHO Kendari, bisa melaksanakan kegiatan berskala nasional tersebut. Sebab, menurutnya kebanyakan mahasiswa terkadang apatis terhadap kondisi.

“Seperti dengan adanya Pandemi Covid-19 kemarin, secara tidak langsung menjadikan mahasiswa berfikir kritis, karena terputusnya aktivitas ekonomi,” ungkapnya.

Kata dia, karena hal tersebut BEM FEB UHO Kendari menginisiasi kegiatan itu untuk membangun sebuah pengentasan kasus atau masalah-masalah bisnis, agar kondisi ekonomi akibat Pandemi Covid-19 bisa kembali pulih.

“Besar harapan saya agar kedepannya lebih banyak orang yang excited mengikuti kegiatan-kegiatan seperti ini, agar tersampaikan dakwah bahwa kita bisa kembali pulih meskipun telah diguncang Pandemi COVID-19 melalui kegiatan-kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HMBCC 2022, Asmad Kasman menyampaikan bahwa giat tersebut kan berlangsung selama 2 hari, yakni 30 November 2022 hingga 01 Desember 2022.

Dengan harapan, giat tersebut mampu menjadi wadah baru dalam menghadapi tantangan-tantangan, terkhusus dalam kemajuan teknologi yang begitu pesat.

“Serta mampu menumbuhkan segala hal-hal baru Demi kemajuan bangsa dan negara,” tutupnya. (**)

Comment