MALUKU, EDISIINDONESIA.id – Akhirnya mengungkap identitas sosok mayat pria yang ditemukan dibawah jembatan Pelabuhan Ferry Namlea, Kabupaten Buru, Maluku ternyata berasal dari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, identitas mayat pria itu diketahui dari kartu identitas dirinya, yang ternyata laki-lak tersebut adalah Anwar (35) yang merupakan warga Desa Bombonawulu, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Provinsi Sulawesi Tenggara.
Pria itu ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa, dengan posisi telungkup di atas bebatuan, dibawah Jembatan Pelabuhan penyebrangan Ferry Namlea-Ambon.
Hingga kini belum diketahui penyebab meninggalnya pria tersebut, sementara masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak Polres Pulau Buru.
Tetapi penemuan mayat pria berbaju merah dibawah Jembatan tersebut membuat masyarakat di Kota Namlea heboh.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Nelayan bernama Baeng Buton (40) dan rekannya Hasim (42) yang hendak memindahkan perahu miliknya dibawah Jembatan Pelabuhan Ferry Namlea, sekira pukul 13.40 WIT.
Saat itu, saksi melihat ada mayat dengan posisi telungkup di bebatuan. Ketika dilihat lebih dekat, ternyata ada sesosok mayat pria berbaju merah dan tidak menggenakan celana, hanya dalaman.
Kemudian Baeng Buton melaporkan kepada anggota KP3 Brigpol Kasmer yang sedang berjaga di Pelabuhan Ferry tentang penemuan mayat tersebut. Kemudian Brigpol Kasmer melaporkan ke Polres Pulau Buru untuk dilakukan evakuasi.

Setelah itu, Kepala SPKT Polres Pulau Buru, Bripka R. Rumkoda bersama anggota Polres Pulau Buru tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan TKP serta memasang Policeline.
“Warga yang pertama kali mengetahui mau memindahkan perahu. Setelah itu langsung kami evakuasi,” kata Bripka R. Rumkoda.
Selanjutnya, dilaksanakan evakuasi jenazah oleh Tim Forensik Polres Pulau Buru bersama tim medis dari RSUD Namlea. Kemudian, mayat tersebut di bawa ke RSUD Namlea untuk dilakukan identifikasi identitas dan melakukan visum.
Mayat pria itu telah dievakuasi oleh pihak kepolisian, TNI dan dibantu warga setempat, pada pukul 15.20 WIT dan janazah pria tersebut saat dievakuasi untuk dibawa ke RSUD Namlea menggunakan mobil ambulance untuk dilakukan visum.
Saat ini jenazah pria itu masih berada di RSUD Namlea, Kabupaten Buru, dikarenakan menunggu keluarga pria tersebut.
Untuk sementara masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Pulau Buru, agar mengetahui penyebab kematian dari pria tersebut. (**)
Comment