MUNA, EDISIINDONESIA.id – Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sudah tidak lagi melekat pada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muna, mulai tahun 2022.
Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Muna, Ir. Mowik, mengatakan kegiatan P2L ini merupakan upaya untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas dan pangan rumah tangga sesuai dengan kebutuhan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman serta berorientasi meningkatkan pendapatan rumah tangga.
“Kegiatan tersebut kini ada pada Dinas Pertanian di Bidang Hortikultura sehingga tidak lagi melekat pada Dinas Ketahanan Pangan,” kata Mowik, Senin (29/8/2022).
Orang nomor satu di Dinas Ketahanan Pangan Muna ini menjelaskan dikarenakan Badan Ketahanan Pangan yang dulu berada pada payung Kementerian Pertanian. Namun, kini telah mandiri menjadi Badan Pangan Nasional (BPN).
“Sehingga kegiatan itu yang ada di Kementerian Pertanian yang namanya P2L tidak lagi di ovor kesana (BPN). Sekarang ada kegiatan itu, tapi di Hortikultura Dinas Pertanian,” katanya lagi.
Kendati begitu, lanjut Mowik, tahun depan ketika anggaran kembali normal di Badan Pangan Nasional, maka kegiatan serupa akan kembali diadakan. Namun, tidak dengan nama program yang sama.
“Insya Allah semoga tahun depan APBD juga kita bisa kami usulkan dalam hal pemberian pupuk kandang, bibit, benih dan lain sebagainya,” tutupnya. (**)
Comment