KENDARI, EDISIIINDONESIA.com- Tiga korban dalam kurun waktu 24 jam, membuat masyarakat kota Kendari ketakutan beraktifitas. Tak tanggung-tanggung, seorang wanita turut menjadi sasaran kejahatan jalanan yang dilakukan teror busur tersebut
Ketiga korban tersebut yakni Delvin (32), dibusur saat menghadiri acara lulo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Rosmiati (32) dibusur di Jalan Madesabara Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga Kota Kendari dan Seorang karyawan spazio, Syahril Rabani (20) saat melintas di Jalan Bunga Seroja.
Ketua Umum LSM Jarak Sultra Yunus Mbatono ikut menanggapi terkait maraknya kejadian pembusuran di Kota Kendari.
Yunus Mbatono menyebut aksi teror pembusuran yang dilakukan oleh sekelompok atau perorangan secara brutal ini telah meresahkan Sitkamtibmas di Kota Kendari.
“Warga sudah resah dengan kejadian ini dan takut beraktifitas. Disini kita butuh peran aparat keamanan untuk mencegah hal itu terulang kembali,” kata Yunus, Senin (16/05/2022).
Yunus meminta kepada Kapolresta Kendari segera melakukan tindakan penegakan hukum yang tegas dan terukur, hal tersebut guna untuk mencegah secara komprohensif agar tidak terjadi lagi kejadian-kejadian teror yang memakan korban, hingga dapat membuat resah ditengah-tengah masyarakat kota kendari dalam beraktifitas.
“Saya juga menyampaikan, agar segera memberikan jaminan keamanan bagi semua warga masyarakat dalam waktu yang singkat, agar bisa memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat kota kendari dalam beraktifitas,” ucapnya.
Yunus, menyebut jika kapolresta tidak dapat segera menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi warga kota kendari ini adalah jadi ujian dan tolak ukur buat karier dan prestasi Kapolresta, dalam hal ini sebagai penanggung jawab kamtibmas di kota kendari Provinsi Sulawesi Tenggara saat ini.
“Segera usut tuntas dan dapat segera tangkap pelaku kriminal tersebut karena saat ini pelaku pembusuran masih bebas berkeliaran,” tegasnya.
“Kita berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap pelaku tersebut dan mengetahui apa motif dari pelaku pembusuran terhadap beberapa orang yang sudah menjadi korbannya,” tutupnya.(**)
Comment