Suami Terlalu Cepat ‘Ampun’, Atasi dengan 4 Trik Jitu Ini

Ilustrasi/Foto: Int

EDISIINDONESIA.com – Aktivitas hubungan ranjang yang dilakukan Pasangan Suami Istri (Pasutri), semestinya memberi kepuasan bukan hanya terhadap suami tetapi juga kepuasan terhadap sang istri yang dicintai. Bahkan semestinya, saat bermain cinta Pasutri bisa mencapai puncak secara bersamaan.

Namun, fenomena suami yang mencapai puncak terlalu cepat sementara sang istri masih merasa tanggung, menjadi permasalah yang hingga kini masih terus diperbincangkan.

Bagi pria, kondisi ini bisa sangat menyedihkan. Bahkan lebih jauh lagi, kondisi ini bisa mempengaruhi hubungan antara suami dan istri.

Sebagai solusinya, selain menjalani perawatan medis, suami juga bisa mengatasi masalah ini sendiri dengan olahraga, pijat, dan penyesuaian pola makan.

Kondisi mental yang positif juga bisa membantu Anda menghindari kondisi yang tidak diinginkan tersebut. Berikut penjelasannya, seperti dikutip laman Thehealthsite.

  1. Olahraga

Latihan fisik secara teratur adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah ejakulasi dini atau mencapai puncak terlalu cepat. Hal ini bisa meningkatkan kebugaran fisik untuk mencegah mencapai puncak terlalu cepat. Anda bahkan bisa menentukan kecepatan Anda sendiri.

Cobalah jogging, berenang, panjat tebing, olahraga bola, senam dan lari adalah pilihan yang sangat baik. Jika fisik Anda tidak terlalu bagus, Anda bisa mencoba yoga. Hal ini efektif dalam mengatur ejakulasi dini.

  1. Diet

Cobalah pengaturan diet. Anda bisa makan beberapa makanan afrodisiak untuk mengatasi masalah mencapai puncak terlalu cepat. Daging kambing, telur, kacang hitam, jeroan hewan bisa membantu mengatur kondisi Anda.

  1. Pijat

Anda bisa memegang ‘itu’ anda dengan tangan dan memijatnya. Memijat ‘itu’ akan merangsang saraf dan mengatur responsnya terhadap sinyal seksual. Ini bisa merangsang saraf dan pembuluh darah ‘itu’. Ini meningkatkan sirkulasi darah dan membantu anu untuk terangsang.

  1. Penyesuaian psikologis

Mencapai puncak terlalu cepat biasanya disebabkan oleh alasan psikologis seperti stres mental dan kecemasan. Cobalah untuk menjaga kondisi mental yang stabil, hilangkan pikiran negatif, optimis, dan jangan stres. Ini akan membantu Anda menghindari mencapai puncak terlalu cepat. (red/EIn)

Comment