KONAWE, EDISIINDONESIA.id– Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., resmi menutup kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Wekoila, Unaaha, pada Senin (31/8/2026) ini diikuti sebanyak 2.806 orang, yang terdiri dari tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe. Penutupan ini menandai dimulainya masa pengabdian para PPPK setelah mengikuti rangkaian pembekalan selama kurang lebih lima pekan.
Acara penutupan turut dihadiri Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Erjuna Rasdjan beserta jajaran, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Robin Hermansyah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Bagian Protokol, serta Wakil Ketua I DPRD Konawe Nuryadin Tobili.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya orientasi dan memuji semangat para peserta yang tetap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan meski dalam kondisi lelah.
Mengusung visi “Konawe Bersahaja: Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan”, Bupati Yusran menyampaikan empat pesan utama kepada seluruh peserta PPPK:
Jaga semangat pelayanan laksanakan tugas melayani masyarakat dengan sikap ramah, responsif, dan tanpa membeda-bedakan siapa pun;
Junjung tinggi netralitas dan kedisiplinan dalam setiap langkah kerja;
Terus belajar dan berinovasi, agar mampu mengikuti perkembangan zaman yang terus berubah;
Pelihara solidaritas dan kerja sama tim, sebagai satu kesatuan besar demi menyukseskan seluruh program pembangunan daerah.
Selain pesan pengabdian, Bupati juga menyoroti aspek teknis pelaksanaan orientasi untuk masa mendatang. Ia mengusulkan agar metode pelaksanaan diubah menjadi cukup berlangsung dari pagi hingga sore hari, setelah itu peserta dipersilakan pulang dan kembali keesokan harinya. Usulan ini disampaikan guna menghindari berbagai potensi masalah pribadi yang kerap muncul akibat sistem penginapan bersama, mulai dari kendala keluarga hingga risiko perceraian.
Bupati menegaskan bahwa PPPK merupakan bagian utama dari penggerak pembangunan dan kekuatan aparatur sipil negara. “Tanpa peran saudara sekalian, kepala seksi, kepala bidang, hingga kepala dinas tidak akan dapat bekerja dengan baik,” ujarnya. Pemerintah Kabupaten Konawe pun berkomitmen penuh untuk terus membina jenjang karir serta mengembangkan potensi seluruh rekan-rekan PPPK secara berkelanjutan.(**)
Comment