KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Suasana Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, terasa semakin meriah dan penuh kemewahan seiring kedatangan dua tokoh besar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Ade Jona Prasetyo dan Afifuddin Suhaeli Kalla, dua calon Ketua Umum BPP HIPMI, tiba di Bandara Halu Oleo menggunakan pesawat jet pribadi pada Rabu (13/5/2026), khusus untuk hadir dan menjadi pembicara utama dalam Forum Bisnis Daerah yang digagas oleh BPD HIPMI Sultra.
Kedatangan keduanya disambut antusias besar oleh jajaran pengurus BPD HIPMI Sultra dan para anggotanya. Tidak hanya itu, kemeriahan terasa terasa sepanjang rute dari bandara menuju lokasi acara: jalan-jalan utama dipenuhi baliho, spanduk, dan petaka berisi foto serta dukungan untuk kedua calon tersebut, seolah berlomba menunjukkan dukungan masyarakat setempat.
Kehadiran Ade Jona Prasetyo dan Afifuddin Suhaeli Kalla ke bumi Anoa ini ternyata memiliki makna ganda. Selain berbagi wawasan dan strategi pengembangan usaha dalam forum bisnis, langkah keduanya juga dipandang sebagai upaya keras memperebutkan hati lima pemegang suara kunci di wilayah ini menjelang pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI yang akan datang.
Diketahui sebelumnya, BPD HIPMI Sultra secara resmi telah memberikan rekomendasi dukungan penuh kepada Ade Jona Prasetyo. Namun, hal itu tidak membuat Afifuddin Suhaeli Kalla mundur atau mengurangi langkahnya. Ia terus bergerak mendekati para pemilik hak suara di Sultra, memanfaatkan kedekatan kedaerahan dan hubungan emosional untuk menarik dukungan agar berpihak kepadanya.
Dalam forum bisnis yang berlangsung, kedua calon ketua umum tersebut turut membahas secara mendalam mengenai potensi besar serta strategi hilirisasi sumber daya alam dan ekonomi yang ada di Sulawesi Tenggara. Diskusi ini menjadi sorotan, mengingat Sultra dikenal sebagai salah satu provinsi dengan kekayaan alam melimpah yang masih terus dikembangkan potensinya demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi daerah.
Persaingan sehat namun ketat antara kedua nama besar ini kini kian terasa, dan kehadiran mereka langsung ke Kendari menjadi bukti betapa pentingnya dukungan dari wilayah timur Indonesia dalam peta persaingan kepemimpinan HIPMI ke depan.(**)
Comment