KONAWE, EDISIINDONESIA.id – Kabar membanggakan datang dari dunia sepak bola Sulawesi Tenggara. Unaaha FC resmi ditunjuk oleh PSSI sebagai tuan rumah pelaksanaan Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden musim kompetisi 2025/2026.
Penetapan ini tertuang dalam surat resmi PSSI Nomor 2179/AGB/379-V-2026 tertanggal 6 Mei 2026, yang disampaikan langsung kepada manajemen Unaaha FC.
Sebagai klub profesional kebanggaan Sulawesi Tenggara, Unaaha FC siap berlaga di kasta keempat kompetisi sepak bola Indonesia sekaligus mengemban amanah besar sebagai penyelenggara.
Dalam surat penunjukan itu, PSSI menetapkan Stadion Sultan Agung sebagai lokasi utama pertandingan, sementara Stadion Mandala Krida disiapkan sebagai lokasi cadangan atau alternatif.
Sekretaris Manajemen Unaaha FC, Jajang Soemantri, membenarkan kabar tersebut dan menyambut baik kepercayaan yang diberikan pusat.
“Ya, Unaaha FC resmi ditunjuk menjadi tuan rumah. Kami siap menjalankan amanah ini sebaik mungkin,” ujarnya singkat dan tegas melalui pesan pesan WhatsApp, Senin (12/5/2026).
Penunjukan ini bukan sekadar tugas, melainkan bukti nyata pengakuan PSSI atas keseriusan dan kesiapan Unaaha FC dalam mendukung kemajuan sepak bola nasional, khususnya di level kompetisi Liga 4. Bagi klub berjuluk Laskar Anoa, momen ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan kapasitas manajemen lokal dalam menggelar turnamen berskala nasional secara profesional, tertib, dan terorganisir.
Tentu saja, kepercayaan ini dibarengi dengan sejumlah kewajiban ketat yang tertuang dalam aturan PSSI. Selama kompetisi berlangsung, Unaaha FC wajib memenuhi standar penyelenggaraan, mulai dari kesiapan fasilitas stadion, sistem pengamanan yang ketat, layanan kesehatan memadai, hingga dukungan transportasi bagi seluruh peserta.
Untuk aspek kesehatan, penyelenggara diwajibkan menyediakan ruang medis lengkap, ambulans yang dilengkapi alat Automated External Defibrillator (AED), tandu standar pertandingan, tabung oksigen, dokter yang selalu siaga, serta kerja sama dengan rumah sakit rujukan terdekat.
Tak kalah penting, Unaaha FC juga harus menyiapkan layanan transportasi lokal yang andal bagi seluruh klub peserta — mulai dari penjemputan di bandara atau terminal, mobilitas ke hotel dan stadion, hingga kebutuhan operasional harian tim tamu. Selain itu, pemasangan berbagai material promosi resmi sesuai standar PSSI juga menjadi bagian mutlak yang harus dipenuhi.
Dengan status baru ini, Unaaha FC tidak hanya dituntut untuk tampil maksimal di atas lapangan, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan atmosfer kompetisi yang aman, nyaman, dan berkualitas. Langkah ini sekaligus menjadi ajang promosi besar-besaran, membawa nama Kabupaten Konawe semakin dikenal dan disejajarkan di kancah peta sepak bola nasional. (**)
Comment