BOMBANA, EDISIINDONESIA.id – Seorang petani bernama Rustam (41) asal Kelurahan Kestarib, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana ditemukan meninggal dunia di perairan laut Kelurahan Boepinang Barat, Sabtu (4/42026). Penemuan mayat ini sontak membuat gempar warga setempat.
Kasi Humas Polres Bombana IPTU Abdul Hakim membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
Abdul Hakim menjelaskan peristiwa ini bermula saat saksi, Doyo (20), setelah pulang berburu gurita di laut.
“Awalnya Doyo pulang dari mencari gurita ditengah laut,” kata Abdul Hakim saat dikonfirmasi media ini.
Lanjut, kata dia, ketika mendekati perairan laut Kelurahan Boepinang, Doyo melihat sebuah jerigen berwarna putih terapung. Saat diperiksa, ditemukan sesosok mayat tenggelam sedalam satu sikut orang dewasa sambil memegang ikat jerigen.
Kemudian, Doyo memanggil rekan-rekannya untuk mengevakuasi mayat tersebut menuju tempat pelelangan ikan (TPI) Kelurahan Boepinang Barat.
Berseleng beberapa saat, pihak kepolisian datang ke lokasi kejadian dan segera membawa mayat tersebut menuju Puskesmas Poleang.
Berdasarkan pemeriksaan luar, tim medis menemukan luka pada bagian pelipis kanan dan luka lecet dibagian siku sebelah kanan.
“Pemeriksaan luar oleh perawat pihak medis Puskesmas Poleang menemukan luka pada pelipis sebelah kanan dan luka lecet pada siku kanan,” ujarnya.
Korban diperikirakan terseret ombak dan tenggelam hingga selanjutnya terbawa arus menuju ke tepian tanggul. Mayat korban segera dibawa dan diserahkan terimakan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Menurut keterangan keluarga korban mayat akan di semayamkan di Desa Rakadua, Kecamagan Poleang Barat, Kabupaten Bombana pada hari Ini Sabtu 04 April 2026,” pungkasnya.(**)
Comment