Pengamat Soroti Komunikasi Internal NasDem Terkait Posisi Duduk La Ode Tariala di Rakerwil

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pengamat politik Sulawesi Tenggara (Sultra), Prof. Eka Suaib, beri tanggapan mengenai Ketua DPRD Sultra, sekaligus Kader Partai NasDem, La Ode Tariala, yang diberikan tempat duduk pada barisan belakang saat rapat kerja wilayah (rakerwil) DPW Partai NasDem di Hotel Claro Kendari pada Senin (18/5/2026).

Menurut Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Halu Oleo (UHO) ini, peristiwa itu terjadi dikarenakan kurangnya komunikasi yang harmonis antara La Ode Tariala dengan internal partai NasDem.

“Ada soal komunikasi politik internal di parpol yang macet,” kata Prof. Eka saat dikonfirmasi media ini, Kamis (21/5/2026)

Komunikasi yang kurang harmonis ini ditengarai sikap La Ode Tariala yang belum melepas jabatannya sebagai Ketua DPRD Sultra meskipun DPP NasDem telah menurunkan Surat Keputusan (SK) Nomor 28A-SK/AKD/DPP/-NasDem/XI/2025 tertanggal 20 November 2025.

“Konteksnya tidak lepas dari posisi La Ode Tariala yg tetap ‘kekeh’ di posisi Ketua DPRD,sisi yg lain Partai sudah mencopotnya,” ujarnya.

Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari ini menambahkan bahwa dengan adanya SK tersebut, seyogyanya La Ode Tariala tunduk terhadap keputusan partai.

“Jika merujuk pada kelembagaan partai, harusnya tunduk pada keputusan partai,” tambahnya.

Peristiwa penempatan kursi Ketua DPRD Sultra di barisan belakang saat agenda resmi partai tersebut pun memunculkan berbagai spekulasi publik terkait dinamika internal Partai NasDem di Sultra. (**)

Comment