KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Polresta Kendari kembangkan kasus penemuan mayat Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.
Korban merupakan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial AE (56) yang ditemukan dalam meninggal dunia di dalam rumahnya diJalan Bukit Jaya II.
Dari hasil pengembangan pada Selasa (10/2/2026), gabungan Tim Buser77 dan Unit Keamanan Negara (Kamneg) Sat Intelkam Polresta Kendari mengamankan dua orang masing-masing berinisial BS (36) dan SU (56) yang diduga melakukan perencanaan pembunuhan terhadap korban.
Kedua pelaku diketahui berhasil diamankan di wilayah Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.
Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau menjelaskan peristiwa tersebut terungkap setelah pihak keluarga dan warga mencurigai kondisi rumah korban yang tertutup dan menimbulkan bau tidak sedap.
Lanjut, kata dia, setelah dilakukan pengecekan bersama aparat setempat, korban ditemukan telah meninggal dunia di dalam rumah.
“Dari hasil penyelidikan, kami menemukan bukti permulaan yang cukup sehingga dilakukan penangkapan terhadap para pelaku,” ujar AKP Welliwanto Malau, Rabu (11/2/2026).
Berdasarkan hasil interogasi, terduga pelaku BS mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap korban dengan motif utang piutang atas hasutan dari SU.
Mantan Kapolsek Mandonga ini menambahkan setelah kejadian tersebut, pelaku juga mengambil sejumlah barang milik korban berupa perhiasan, uang tunai, dan barang berharga lainnya.
Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan di Polresta Kendari untuk menjalani penyidikan lebih lanjut.
AKP Welliwanto Malau mengaku akan menangani masalah ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Sebelumnya diberitakan, warga Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di dalam sebuah rumah, Rabu (4/2/2026) malam.
Korban diketahui berinisial AE (56). Ia ditemukan sudah tidak bernyawa di kediamannya sekitar pukul 18.30 WITA.
Kondisi tubuh korban dilaporkan mengalami pembengkakan, sehingga diduga telah meninggal dunia beberapa waktu sebelum ditemukan.
Informasi penemuan tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang perhatian warga sekitar. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut. (**)
Comment