MUNA, EDISIINDONESIA.id – Seorang pria bernama Muh. Iksan (21) asal Kelurahan Wamponiki, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna menjadi korban pembusuran pada Minggu (18/1/2026) dini hari.
Pembusuran tersebut terjadi di lorong tikus Kelurahan Wapunto, Kecamatan Duruka, sekitar pukul 01.00 WITA, dimana saat itu korban sedang mengantar temannya dengan cara bonceng tiga menuju Desa Lagasa.
Rekan korban, Iyan (27) mengatakan bahwa pada saat melintas lorong tikus, terlihat ada sekelompok orang berkerumun di tepi jalan. Namun tak disangka, satu orang langsung melepaskan busur mengarah kepada korban.
“Katanya (korban) banyak diorang, tapi yang lepas busur satu (orang),” katanya saat dihubungi media ini.
Kata Iyan, korban juga tidak tahu menahu sehingga sampai terjadi pembusuran. Pasalnya, sepengetahuan Iyan, korban tidak memiliki masalah pribadi dengan sekelompok orang tersebut.
Ia menambahkan busur tersebut mengenai bagian punggung korban sehingga segera dilarikan ke RSUD Lm. Baharuddin lalu di rujuk ke RSUD Bahteramas Kendari.
“Busur menancap di punggungnya, hanya satu saja,” ujarnya.
Merasa tidak terima dengan perlakuan tersebut, korban segera melaporkan kejadian ini ke Polres Muna agar diproses berdasarkan hukum yang berlaku.
Aparat Kepolisian diharapkan dapat menyelesaikan kasus ini guna membuat efek jera kepada pelaku dan menekan angka kriminal yang kerap terjadi di Kabupaten Muna.(**)
Comment