Inara Rusli Terpukul Kasus Perselingkuhan, Kontrak Kerja Gugur dan Mental Terganggu

EDISIINDONESIA.id – Selebritas Inara Rusli disebut mengalami dampak serius setelah terseret laporan dugaan perzinahan dan perselingkuhan dengan Insanul Fahmi di Polda Metro Jaya. Laporan tersebut diajukan oleh Wardatina Mawa, istri sah dari Fahmi.

Kuasa hukum Inara, Daru Quthny, mengungkapkan bahwa kliennya mengalami kerugian finansial yang cukup besar akibat kasus tersebut.

Dia menyebut sejumlah kontrak kerja yang sebelumnya telah disepakati terpaksa batal dijalankan.

“Sudah pasti (merugi secara finansial),” ujar Daru di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (13/1).

Daru tidak memerinci besaran nilai kerugian, namun menegaskan jumlahnya tidak sedikit.

Dia menjelaskan bahwa batalnya kontrak-kontrak tersebut langsung memengaruhi pendapatan Inara.

“Jumlahnya kami tidak tahu, tetapi dipastikan kerugiannya cukup lumayan, karena banyak kontrak-kontrak yang akhirnya tidak bisa dijalankan,” ujarnya.

Selain kontrak kerja, beberapa lini bisnis Inara juga mengalami hambatan. Daru menyebut hampir seluruh aktivitas usaha yang dijalankan kliennya terhenti sementara hingga proses hukum selesai.

“Sebagian besar hampir 90 persen lebih itu sementara menunggu perkara ini selesai,” kata Daru.

Tidak hanya secara finansial, Daru menuturkan bahwa kondisi mental Inara turut terdampak akibat kasus yang menyeret namanya.

Dia menilai tekanan tersebut wajar dialami, mengingat beban publikasi dan sorotan media.

“Dipastikan, ya, kalau untuk mental, pasti Inara kena lah. Enggak mungkin enggak,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa sebagai seorang perempuan, Inara tidak mungkin terbebas dari tekanan psikologis yang muncul.

“Enggak mungkin juga dia enggak kena mentalnya,” kata Daru, meski enggan menjelaskan lebih detail terkait kondisi psikologis kliennya.

Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi saat ini masih dalam proses penyelidikan di Polda Metro Jaya. (edisi/jpnn)

Comment