Pemprov Sultra Salurkan 95 Ton Benih Jagung ke 9 Daerah untuk Perkuat Ketahanan Pangan

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan bantuan benih jagung hibrida ke sembilan kabupaten dan kota sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan daerah.

Program ini merupakan bagian dari prioritas pembangunan yang tertuang dalam RPJMD Sultra 2025–2029.

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra, Prof. Muhammad Taufik, menjelaskan penyaluran benih jagung tahun 2025 terbagi dalam tiga skema, yaitu Program Pusat Tumpang Sisip, Program Pusat Reguler, dan Program melalui APBD.

Untuk Program Tumpang Sisip, benih disalurkan ke delapan daerah: Konawe, Kolaka, Konawe Selatan, Bombana, Konawe Utara, Kolaka Timur, Muna Barat, dan Kota Kendari.

“Di program ini, Pemprov menyiapkan 88.260 kilogram benih untuk lahan seluas 5.884 hektare,” ujar Taufik.

Selanjutnya, melalui Program Pusat Reguler, Kabupaten Konawe mendapat 3.360 kilogram benih untuk lahan seluas 224 hektare.

Sementara penyaluran melalui APBD dialokasikan untuk Kabupaten Muna dan Muna Barat dengan total 3.495 kilogram benih di lahan 233 hektare.

Menurut Taufik, bantuan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memperluas lahan tanam dan memperkuat posisi jagung sebagai komoditas unggulan Sultra.

“Bantuan benih jagung ini diharapkan bisa mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus menyejahterakan petani,” pungkasnya.(**)

Comment