BUTUR, EDISIINDONESIA.id- Di tengah guyuran hujan deras saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Sultan Akbar, pelajar SMP 2 Kulisusu, Buton Utara, berdiri tegak tak tergoyahkan. Air hujan membasahi seragamnya, namun semangatnya tak surut sedikit pun.
Ia khidmat mengikuti setiap detik upacara, menjadi satu-satunya siswa yang tetap berdiri di barisan pelajar. Keteguhannya ini menarik perhatian publik dan videonya viral di media sosial.
Sultan Akbar, putra pasangan Muhlis dan Suhuny—keduanya tenaga pendidik di Buton Utara—menunjukkan jiwa nasionalisme yang tinggi.
Sikapnya mencerminkan loyalitas, pengabdian, dan kecintaannya pada bangsa dan negara.
Bupati Buton Utara, Afirudin Mathara, yang turut hadir dalam upacara tersebut, terharu melihat keteguhan Sultan Akbar. Beliau memanggil Sultan naik ke panggung.
Melihat bocah berpakaian putih-biru itu berdiri teguh sendirian, bahkan saat berdiskusi dengan Bupati, Afirudin terlihat terharu hingga meneteskan air mata.
Dengan penuh haru, Bupati Afirudin menyampaikan apresiasinya: “Apresiasi untukmu, Nak! Jiwa nasionalismemu sangat tinggi.
Di tengah hujan deras saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2025, meskipun sendirian di barisan pelajar, kamu tetap semangat mengikuti upacara hingga selesai. Terima kasih, Nak!”.(**)
Comment